🚨 Bagaimana Harga dari Masa Depan Membohongi Oracle Kripto hingga Menguras $24M! 🔮📉
Sebuah celah yang bikin kepala berputar baru saja mengguncang dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi)! Bursa perpetual RWA berbasis Arbitrum, Ostium, dikuras hingga $24.000.000 dalam
$USDC setelah penyerang berhasil mengakali pemeriksaan keamanan dengan senjata yang aneh: laporan harga bertanggal masa depan.
Berikut persisnya bagaimana eksploit ala sci-fi ini terjadi:
🛠️ Mekanisme Peretasan "Perjalanan Waktu"
Berbeda dari peretasan manipulasi harga yang biasanya mengandalkan flash loan besar-besaran, ini adalah kerusakan pada infrastruktur oracle:
>> Celah Otorisasi: Penyerang menggunakan PriceUpKeep forwarder yang terdaftar.
>> Trik "Masa Depan": Mereka mengirim laporan harga oracle yang diberi stempel waktu masa depan.
>> Kekurangan: Karena laporan-laporan ini ditandatangani oleh kunci oracle yang berwenang, laporan tersebut lolos begitu saja melewati pemeriksaan verifikasi penandatangan protokol.
>> Pembayaran: Dengan memakai harga bertanggal masa depan, pelaku menciptakan profit trading buatan yang dijamin. Ini memicu pembayaran besar sekitar 18M hingga 24M
$USDC langsung dari brankas likuiditas OLP dalam hitungan menit.
⚠️ Kondisi Saat Ini
Ostium langsung menjeda kontrak pintar untuk mencegah pengurasan lebih lanjut. Sementara margin trader tetap aman dan dibekukan, tim belum mempublikasikan laporan akuntansi kerugian akhir atau postmortem resmi yang menjelaskan bagaimana kunci penandatangan disusupi.
Insiden ini menjadi pengingat tajam bahwa bahkan jika kontrak pintar Anda benar-benar rapat, data oracle yang terkompromi atau divalidasi dengan buruk bisa merusak sebuah protokol seketika.
#defi #Arbitrum #Web3Security #Write2Earn #writetoearn