Sebagian besar investor mengevaluasi proyek AI dengan mengajukan satu pertanyaan:

"Seberapa bagus modelnya?"

Saya mulai berpikir bahwa pertanyaan yang berbeda mungkin lebih penting:

"Bisakah siapa pun membuktikan hasilnya?"

Saat AI memasuki dunia keuangan, otomatisasi, dan transaksi antar agen, biaya dari keputusan yang salah menjadi jauh lebih tinggi. Dalam lingkungan tersebut, akurasi saja mungkin tidak cukup. Pengguna mungkin ingin bukti bahwa hasil yang dihasilkan benar, konsisten, dan tanpa manipulasi.

Itulah yang membuat infrastruktur AI yang dapat diverifikasi menarik.

Sebuah jaringan tidak harus memiliki model yang paling pintar di pasar. Jaringan tersebut mungkin hanya perlu memberikan tingkat kepercayaan yang bersedia dibayar oleh pengguna secara berulang.

Tantangannya adalah mengubah kepercayaan itu menjadi ekonomi yang berkelanjutan.

Bisakah biaya verifikasi tumbuh lebih cepat dari emisi token?

Bisakah pengembang terus kembali setelah insentif menurun?

Bisakah jaringan menciptakan cukup nilai sehingga permintaan menyerap pasokan di masa depan?

Inilah pertanyaan yang saya fokuskan.

Narasi dapat menarik perhatian selama beberapa minggu. Penggunaan, retensi, dan biaya yang berulang adalah yang menentukan apakah sebuah jaringan dapat bertahan selama bertahun-tahun.

Tahap berikutnya dari AI mungkin bukan hanya kompetisi untuk kecerdasan.

Ini bisa menjadi kompetisi untuk kepercayaan.

#OPG #OpenGradient #AI #Crypto #DePIN $OPG