Binance Square

PILUSZERO

MYSTERY OF FATAMORGANA
313 Mengikuti
217 Pengikut
162 Disukai
3 Dibagikan
Posting
PINNED
·
--
Mengapa Mendaftar Melalui Rujukan Saya?Dengan mendaftar di Binance melalui tautan Rujukan saya, Anda akan menerima: ✅ Pengurangan biaya trading 5-20% untuk semua perdagangan Anda ✅ Voucher BNB/ETH senilai $9 ketika Anda menyelesaikan pendaftaran ✅ Tidak ada biaya tambahan - Anda tidak kehilangan apa pun Plus, kita berdua akan mendapatkan manfaat dari biaya trading! 🌟 Langkah 1: Akses tautan rujukan resmi Klik pada tautan Rujukan saya atau gunakan kode rujukan saya untuk mengakses halaman pendaftaran Binance. 👉 Kode rujukan saya: GRO_28502_NMFS7 👉Tautan Rujukan saya: https://www.bmwweb.biz/referral/earn-together/refer2earn-usdc/claim?hl=id&ref=GRO_28502_NMFS7&utm_source=default

Mengapa Mendaftar Melalui Rujukan Saya?

Dengan mendaftar di Binance melalui tautan Rujukan saya, Anda akan menerima:
✅ Pengurangan biaya trading 5-20% untuk semua perdagangan Anda
✅ Voucher BNB/ETH senilai $9 ketika Anda menyelesaikan pendaftaran

✅ Tidak ada biaya tambahan - Anda tidak kehilangan apa pun

Plus, kita berdua akan mendapatkan manfaat dari biaya trading!
🌟 Langkah 1: Akses tautan rujukan resmi
Klik pada tautan Rujukan saya atau gunakan kode rujukan saya untuk mengakses halaman pendaftaran Binance.
👉 Kode rujukan saya: GRO_28502_NMFS7

👉Tautan Rujukan saya: https://www.bmwweb.biz/referral/earn-together/refer2earn-usdc/claim?hl=id&ref=GRO_28502_NMFS7&utm_source=default
Dokumen "Epstein Files" yang dirilis Departemen Kehakiman AS pada Februari 2026 mengonfirmasi bahwa Jeffrey Epstein bukanlah pencipta Bitcoin (Satoshi Nakamoto), melainkan seorang investor awal yang mencoba menyusup ke ekosistem tersebut. Fakta utamanya adalah Epstein menggunakan kekayaannya untuk mendanai infrastruktur kripto melalui pihak ketiga, termasuk investasi $3 juta di Coinbase pada 2014 dan pendanaan tidak langsung ke Blockstream melalui MIT Media Lab. Meski ia sempat mencoba menghubungi pengembang utama seperti Gavin Andresen pada 2011, tidak ada bukti bahwa ia memiliki kendali teknis atau pengaruh strategis terhadap protokol Bitcoin yang bersifat terbuka. Pengungkapan ini lebih menyoroti upaya sistematis Epstein untuk membangun jaringan kekuasaan di sektor teknologi masa depan daripada adanya ancaman terhadap keamanan jaringan blockchain itu sendiri. Ringkasan Fakta Kripto dalam Berkas Epstein (2026): Status Satoshi: Terkonfirmasi bukan Satoshi Nakamoto; ia hanya mencoba mendekati para pelopor Bitcoin. Investasi Utama: Menanamkan dana di Coinbase (~$3 juta) dan Blockstream (~$500rb) pada fase pendanaan awal. Jalur Pendanaan: Sebagian besar dana disalurkan melalui donasi ke MIT Media Lab yang kemudian mendanai riset kripto. Respon Industri: Tokoh seperti Adam Back (Blockstream) dan pihak Coinbase menegaskan bahwa hubungan tersebut bersifat pasif dan telah lama terputus.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #TrumpCanadaTariffsOverturned #WhaleDeRiskETH $BTC $ETH $XRP #epstein {spot}(XRPUSDT) {spot}(ETHUSDT) {spot}(BTCUSDT)
Dokumen "Epstein Files" yang dirilis Departemen Kehakiman AS pada Februari 2026 mengonfirmasi bahwa Jeffrey Epstein bukanlah pencipta Bitcoin (Satoshi Nakamoto), melainkan seorang investor awal yang mencoba menyusup ke ekosistem tersebut. Fakta utamanya adalah Epstein menggunakan kekayaannya untuk mendanai infrastruktur kripto melalui pihak ketiga, termasuk investasi $3 juta di Coinbase pada 2014 dan pendanaan tidak langsung ke Blockstream melalui MIT Media Lab. Meski ia sempat mencoba menghubungi pengembang utama seperti Gavin Andresen pada 2011, tidak ada bukti bahwa ia memiliki kendali teknis atau pengaruh strategis terhadap protokol Bitcoin yang bersifat terbuka. Pengungkapan ini lebih menyoroti upaya sistematis Epstein untuk membangun jaringan kekuasaan di sektor teknologi masa depan daripada adanya ancaman terhadap keamanan jaringan blockchain itu sendiri.
Ringkasan Fakta Kripto dalam Berkas Epstein (2026):
Status Satoshi: Terkonfirmasi bukan Satoshi Nakamoto; ia hanya mencoba mendekati para pelopor Bitcoin.
Investasi Utama: Menanamkan dana di Coinbase (~$3 juta) dan Blockstream (~$500rb) pada fase pendanaan awal.
Jalur Pendanaan: Sebagian besar dana disalurkan melalui donasi ke MIT Media Lab yang kemudian mendanai riset kripto.
Respon Industri: Tokoh seperti Adam Back (Blockstream) dan pihak Coinbase menegaskan bahwa hubungan tersebut bersifat pasif dan telah lama terputus.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #TrumpCanadaTariffsOverturned #WhaleDeRiskETH $BTC $ETH $XRP #epstein
Dokumen "Epstein Files" yang dirilis Februari 2026 mengungkap bahwa Jeffrey Epstein telah mencoba masuk ke ekosistem Bitcoin sejak 2011 dengan menghubungi pengembang utama seperti Gavin Andresen, sesaat setelah Satoshi Nakamoto menghilang. Melalui jaringan di MIT Media Lab, Epstein menanamkan pengaruh finansial ke berbagai proyek besar termasuk investasi $3 juta di Coinbase serta keterlibatan tidak langsung dalam pendanaan awal Blockstream, Ripple, dan teknologi privasi seperti Zcash. Meskipun para pemimpin industri seperti David Schwartz (Ripple) dan Adam Back (Blockstream) menegaskan bahwa Epstein tidak memiliki pengaruh strategis pada protokol, temuan ini menunjukkan upaya sistematis sang predator untuk menguasai infrastruktur keuangan masa depan, memicu perdebatan besar mengenai transparansi pendanaan di dunia kripto saat ini.#epstein #CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout #USTechFundFlows $XRP $BTC $ZEC {spot}(ZECUSDT) {spot}(BTCUSDT) {spot}(XRPUSDT)
Dokumen "Epstein Files" yang dirilis Februari 2026 mengungkap bahwa Jeffrey Epstein telah mencoba masuk ke ekosistem Bitcoin sejak 2011 dengan menghubungi pengembang utama seperti Gavin Andresen, sesaat setelah Satoshi Nakamoto menghilang. Melalui jaringan di MIT Media Lab, Epstein menanamkan pengaruh finansial ke berbagai proyek besar termasuk investasi $3 juta di Coinbase serta keterlibatan tidak langsung dalam pendanaan awal Blockstream, Ripple, dan teknologi privasi seperti Zcash. Meskipun para pemimpin industri seperti David Schwartz (Ripple) dan Adam Back (Blockstream) menegaskan bahwa Epstein tidak memiliki pengaruh strategis pada protokol, temuan ini menunjukkan upaya sistematis sang predator untuk menguasai infrastruktur keuangan masa depan, memicu perdebatan besar mengenai transparansi pendanaan di dunia kripto saat ini.#epstein #CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout #USTechFundFlows $XRP $BTC $ZEC
Peredaran spekulasi mengenai keterkaitan komunitas Epstein dengan XRP dan XLM baru-baru ini telah diklarifikasi oleh CTO Ripple, David Schwartz, sebagai narasi yang tidak berdasar. Kabar yang viral pada awal Februari 2026 ini bermula dari sebuah email lama tahun 2014 yang bocor dalam "Epstein Files", di mana pengusaha teknologi Austin Hill memberikan peringatan kepada Joichi Ito dan Jeffrey Epstein mengenai persaingan antara Ripple dan Stellar. Namun, David Schwartz secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menemukan bukti keterlibatan langsung Epstein dalam operasional maupun kebijakan strategis perusahaan, serta membantah klaim bahwa komunitas di pulau tersebut memiliki ketakutan khusus terhadap aset digital tersebut. Faktanya, kemunculan nama Ripple dan Stellar dalam korespondensi tersebut lebih berkaitan dengan aktivitas pendanaan di MIT Media Lab, tempat di mana Epstein sempat menjadi donatur, dan bukan indikasi adanya konspirasi yang melibatkan teknologi blockchain tersebut. Dokumen yang dirilis tidak menunjukkan bahwa Epstein memiliki kendali atau pengaruh apa pun terhadap keamanan jaringan XRP maupun XLM, sehingga narasi ketakutan global tersebut dinilai sebagai upaya untuk mendramatisasi keterkaitan sejarah pendanaan awal industri kripto. Hingga saat ini, baik Ripple maupun Stellar tetap beroperasi pada fondasi teknis yang sama, dan pasar memandang isu ini lebih sebagai risiko reputasi masa lalu yang tidak memengaruhi utilitas jangka panjang dari kedua aset tersebut di tahun 2026.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout #WhaleDeRiskETH $BTC $XLM $XRP {spot}(XRPUSDT) {future}(XLMUSDT) {spot}(BTCUSDT)
Peredaran spekulasi mengenai keterkaitan komunitas Epstein dengan XRP dan XLM baru-baru ini telah diklarifikasi oleh CTO Ripple, David Schwartz, sebagai narasi yang tidak berdasar. Kabar yang viral pada awal Februari 2026 ini bermula dari sebuah email lama tahun 2014 yang bocor dalam "Epstein Files", di mana pengusaha teknologi Austin Hill memberikan peringatan kepada Joichi Ito dan Jeffrey Epstein mengenai persaingan antara Ripple dan Stellar. Namun, David Schwartz secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menemukan bukti keterlibatan langsung Epstein dalam operasional maupun kebijakan strategis perusahaan, serta membantah klaim bahwa komunitas di pulau tersebut memiliki ketakutan khusus terhadap aset digital tersebut.
Faktanya, kemunculan nama Ripple dan Stellar dalam korespondensi tersebut lebih berkaitan dengan aktivitas pendanaan di MIT Media Lab, tempat di mana Epstein sempat menjadi donatur, dan bukan indikasi adanya konspirasi yang melibatkan teknologi blockchain tersebut. Dokumen yang dirilis tidak menunjukkan bahwa Epstein memiliki kendali atau pengaruh apa pun terhadap keamanan jaringan XRP maupun XLM, sehingga narasi ketakutan global tersebut dinilai sebagai upaya untuk mendramatisasi keterkaitan sejarah pendanaan awal industri kripto. Hingga saat ini, baik Ripple maupun Stellar tetap beroperasi pada fondasi teknis yang sama, dan pasar memandang isu ini lebih sebagai risiko reputasi masa lalu yang tidak memengaruhi utilitas jangka panjang dari kedua aset tersebut di tahun 2026.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout #WhaleDeRiskETH $BTC $XLM $XRP
Dokumen-dokumen terbaru dari Departemen Kehakiman AS yang dirilis pada Februari 2026 mengonfirmasi bahwa Jeffrey Epstein memang melakukan investasi tidak langsung sebesar $500.000 ke Blockstream pada tahun 2014, enam tahun setelah ia divonis bersalah atas kasus prostitusi anak di Florida. Investasi tersebut difasilitasi oleh Joi Ito, mantan Direktur MIT Media Lab, melalui dana ventura yang ia kelola bersama Epstein selama masa putaran pendanaan benih (seed round) Blockstream. CEO Blockstream, Adam Back, mengklarifikasi di platform X bahwa saat itu Epstein diperkenalkan sebagai limited partner di dana milik Ito dan pihaknya baru memutus hubungan keuangan beberapa bulan kemudian setelah menyadari adanya potensi konflik kepentingan. Selain Blockstream, dokumen tersebut juga mengungkap bahwa Epstein menginvestasikan $3 juta di Coinbase pada tahun yang sama, yang memperkuat narasi bahwa sang terpidana predator seksual tersebut secara aktif mencoba menanamkan pengaruhnya di sektor teknologi dan kripto yang sedang tumbuh. Meskipun Adam Back menegaskan bahwa Blockstream tidak lagi memiliki hubungan finansial dengan aset atau warisan Epstein, pengungkapan ini telah memicu perdebatan panas di komunitas Bitcoin, bahkan menyebabkan pengembang veteran Luke Dashjr secara terbuka mendesak Adam Back untuk mundur dari jabatannya. Skandal ini menjadi pengingat kelam tentang bagaimana "uang kotor" sempat merembes ke dalam fondasi infrastruktur digital di masa awal perkembangannya, memicu seruan untuk transparansi pendanaan yang lebih ketat di seluruh industri blockchain tahun 2026 ini.#epstein #CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout $BTC $ETH $XRP {spot}(XRPUSDT) {spot}(ETHUSDT) {spot}(BTCUSDT)
Dokumen-dokumen terbaru dari Departemen Kehakiman AS yang dirilis pada Februari 2026 mengonfirmasi bahwa Jeffrey Epstein memang melakukan investasi tidak langsung sebesar $500.000 ke Blockstream pada tahun 2014, enam tahun setelah ia divonis bersalah atas kasus prostitusi anak di Florida. Investasi tersebut difasilitasi oleh Joi Ito, mantan Direktur MIT Media Lab, melalui dana ventura yang ia kelola bersama Epstein selama masa putaran pendanaan benih (seed round) Blockstream. CEO Blockstream, Adam Back, mengklarifikasi di platform X bahwa saat itu Epstein diperkenalkan sebagai limited partner di dana milik Ito dan pihaknya baru memutus hubungan keuangan beberapa bulan kemudian setelah menyadari adanya potensi konflik kepentingan.
Selain Blockstream, dokumen tersebut juga mengungkap bahwa Epstein menginvestasikan $3 juta di Coinbase pada tahun yang sama, yang memperkuat narasi bahwa sang terpidana predator seksual tersebut secara aktif mencoba menanamkan pengaruhnya di sektor teknologi dan kripto yang sedang tumbuh. Meskipun Adam Back menegaskan bahwa Blockstream tidak lagi memiliki hubungan finansial dengan aset atau warisan Epstein, pengungkapan ini telah memicu perdebatan panas di komunitas Bitcoin, bahkan menyebabkan pengembang veteran Luke Dashjr secara terbuka mendesak Adam Back untuk mundur dari jabatannya. Skandal ini menjadi pengingat kelam tentang bagaimana "uang kotor" sempat merembes ke dalam fondasi infrastruktur digital di masa awal perkembangannya, memicu seruan untuk transparansi pendanaan yang lebih ketat di seluruh industri blockchain tahun 2026 ini.#epstein #CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout $BTC $ETH $XRP
Pekerjaan Impian di Seluruh Dunia 1. Amerika Serikat : Pilot 2. Kanada : Pilot 3. Australia : Pilot 4. China : Ahli Gizi 5. Selandia Baru : Penulis 6. Republik Ceko : Pilot 7. Mesir : Pilot (atau pelatih sepak bola dalam beberapa varian yang lebih lama) 8. Slovakia : Pilot 9. Inggris (UK) : Pilot 10. Skotlandia (UK) : YouTuber 11. Singapura : YouTuber 12. Indonesia : YouTuber 13. Prancis : Pengacara 14. Brasil : Pengacara 15. Spanyol : Pengacara 16. Meksiko : Pengacara 17. Guatemala : Pengacara 18. Honduras : Pengacara 19. El Salvador : Pengacara 20. Nikaragua : Pengacara 21. Kosta Rika : Pengacara 22. Panama : Pengacara 23. Republik Dominika : Pengacara 24. Banyak negara Afrika (Kenya , Tanzania , Afrika Selatan ): Penulis atau Aktor/Influencer/Pengusaha 24 India (dan negara tetangga seperti Pakistan , Bangladesh ): Penulis#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #TrumpCanadaTariffsOverturned #WhaleDeRiskETH $BTC $ETH $XRP {spot}(XRPUSDT) {spot}(ETHUSDT) {spot}(BTCUSDT)
Pekerjaan Impian di Seluruh Dunia
1. Amerika Serikat : Pilot
2. Kanada : Pilot
3. Australia : Pilot
4. China : Ahli Gizi
5. Selandia Baru : Penulis
6. Republik Ceko : Pilot
7. Mesir : Pilot (atau pelatih sepak bola dalam beberapa varian yang lebih lama)
8. Slovakia : Pilot
9. Inggris (UK) : Pilot
10. Skotlandia (UK) : YouTuber
11. Singapura : YouTuber
12. Indonesia : YouTuber
13. Prancis : Pengacara
14. Brasil : Pengacara
15. Spanyol : Pengacara
16. Meksiko : Pengacara
17. Guatemala : Pengacara
18. Honduras : Pengacara
19. El Salvador : Pengacara
20. Nikaragua : Pengacara
21. Kosta Rika : Pengacara
22. Panama : Pengacara
23. Republik Dominika : Pengacara
24. Banyak negara Afrika (Kenya , Tanzania , Afrika Selatan ): Penulis atau Aktor/Influencer/Pengusaha
24 India (dan negara tetangga seperti Pakistan , Bangladesh ): Penulis#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #TrumpCanadaTariffsOverturned #WhaleDeRiskETH $BTC $ETH $XRP
Perkiraan Inflasi berdasarkan Negara untuk 2026Perkiraan Inflasi berdasarkan Negara untuk 2026 1. Venezuela - 682.1% 2. Sudan - 54.6% 3. Iran - 41.6% 4. Myanmar - 28.0% 5. Burundi - 26.3% 6. Haiti - 26.2% 7. Türkiye - 24.7% 8. Malawi - 24.1% 9. Nigeria - 22.0% 10. Yaman - 18.5% 11. Zimbabwe - 18.2% 12. Argentina - 16.4% 13. Angola - 16.3% 14. Sudan Selatan - 15.8% 15. Mesir - 11.8% 16. Kazakhstan - 11.2% 17. Sierra Leone - 10.5% 18. Ghana - 9.9% 19. Suriname - 9.6% 20. Ethiopia - 9.4% 21. Zambia - 9.2% 22. Bangladesh - 8.7% 23. Mongolia - 8.1% 24. Liberia - 7.7%

Perkiraan Inflasi berdasarkan Negara untuk 2026

Perkiraan Inflasi berdasarkan Negara untuk 2026
1. Venezuela - 682.1%
2. Sudan - 54.6%
3. Iran - 41.6%
4. Myanmar - 28.0%
5. Burundi - 26.3%
6. Haiti - 26.2%
7. Türkiye - 24.7%
8. Malawi - 24.1%
9. Nigeria - 22.0%
10. Yaman - 18.5%
11. Zimbabwe - 18.2%
12. Argentina - 16.4%
13. Angola - 16.3%
14. Sudan Selatan - 15.8%
15. Mesir - 11.8%
16. Kazakhstan - 11.2%
17. Sierra Leone - 10.5%
18. Ghana - 9.9%
19. Suriname - 9.6%
20. Ethiopia - 9.4%
21. Zambia - 9.2%
22. Bangladesh - 8.7%
23. Mongolia - 8.1%
24. Liberia - 7.7%
Pikiran Terbesar dalam Sejarah ManusiaPikiran Terbesar dalam Sejarah Manusia 1. Albert Einstein – Teori Relativitas, E = mc² 2. Isaac Newton – Hukum Gerak, Kalkulus 3. Galileo Galilei – Astronomi Modern 4. Archimedes – Apung, Mekanik 5. Marie Curie – Radioaktivitas 6. Charles Darwin – Teori Evolusi 7. Johannes Gutenberg – Mesin Cetak 8. Michael Faraday – Elektromagnetisme 9. Werner Heisenberg – Prinsip Ketidakpastian 10. Dmitri Mendeleev – Tabel Periodik 11. Antonie van Leeuwenhoek – Mikrobiologi

Pikiran Terbesar dalam Sejarah Manusia

Pikiran Terbesar dalam Sejarah Manusia
1. Albert Einstein – Teori Relativitas, E = mc²
2. Isaac Newton – Hukum Gerak, Kalkulus
3. Galileo Galilei – Astronomi Modern
4. Archimedes – Apung, Mekanik
5. Marie Curie – Radioaktivitas
6. Charles Darwin – Teori Evolusi
7. Johannes Gutenberg – Mesin Cetak
8. Michael Faraday – Elektromagnetisme
9. Werner Heisenberg – Prinsip Ketidakpastian
10. Dmitri Mendeleev – Tabel Periodik
11. Antonie van Leeuwenhoek – Mikrobiologi
Persamaan ini mengungkapkan bahwa setiap simetri kontinu di alam, perubahan yang dapat Anda lakukan pada suatu sistem tanpa memengaruhi hukum fisika, menghasilkan hukum konservasi. Sederhananya, jika alam semesta tidak bereaksi terhadap perubahan perspektif tertentu, ia harus menjaga kuantitas fisik terkait tetap konstan. Misalnya, karena hukum fisika tetap tidak berubah kapan pun Anda berada (Simetri Waktu), energi dikonservasi. Karena hukumnya sama terlepas dari di mana Anda berada (Simetri Ruang), momentum dikonservasi. Karena hukumnya tetap sama terlepas dari arah mana Anda menghadap (Simetri Rotasi), momentum sudut dikonservasi. Wawasan ini mengubah pandangan kita tentang alam semesta. Kita tidak lagi melihat konservasi hanya sebagai serangkaian pengamatan yang beruntung, tetapi sebagai hasil yang diperlukan dari simetri ruang dan waktu.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout #USRetailSalesMissForecast $BTC $ETH $XRP {spot}(XRPUSDT) {spot}(ETHUSDT) {spot}(BTCUSDT)
Persamaan ini mengungkapkan bahwa setiap simetri kontinu di alam, perubahan yang dapat Anda lakukan pada suatu sistem tanpa memengaruhi hukum fisika, menghasilkan hukum konservasi. Sederhananya, jika alam semesta tidak bereaksi terhadap perubahan perspektif tertentu, ia harus menjaga kuantitas fisik terkait tetap konstan. Misalnya, karena hukum fisika tetap tidak berubah kapan pun Anda berada (Simetri Waktu), energi dikonservasi. Karena hukumnya sama terlepas dari di mana Anda berada (Simetri Ruang), momentum dikonservasi. Karena hukumnya tetap sama terlepas dari arah mana Anda menghadap (Simetri Rotasi), momentum sudut dikonservasi. Wawasan ini mengubah pandangan kita tentang alam semesta. Kita tidak lagi melihat konservasi hanya sebagai serangkaian pengamatan yang beruntung, tetapi sebagai hasil yang diperlukan dari simetri ruang dan waktu.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout #USRetailSalesMissForecast $BTC $ETH $XRP
CEO Tether, Paolo Ardoino, baru saja menggebrak industri teknologi dengan memperkenalkan QVAC, asisten kecerdasan buatan (AI) revolusioner yang dirancang untuk berjalan sepenuhnya secara lokal tanpa ketergantungan pada server cloud. Dalam demonstrasi terbarunya pada pertengahan Februari 2026, Ardoino menunjukkan bahwa QVAC mampu melakukan inferensi dan penalaran 100% di perangkat pengguna, bahkan hanya dengan menggunakan GPU laptop berspesifikasi "di bawah rata-rata". Dengan memanfaatkan Model Context Protocol (MCP), asisten ini dapat mengintegrasikan berbagai "keahlian" modular—seperti mengelola tugas di Asana secara otomatis—sambil tetap menjamin privasi data karena tidak ada informasi yang dikirim ke infrastruktur eksternal. Langkah ini mempertegas ambisi Tether untuk beralih dari sekadar penerbit stablecoin menjadi pemain utama infrastruktur AI yang terdesentralisasi, sekaligus menantang dominasi raksasa teknologi (Big Tech) dengan menawarkan solusi asisten digital yang lebih privat, efisien, dan dapat diakses oleh siapa saja tanpa perangkat keras mahal.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout #USTechFundFlows $BTC $ETH {spot}(ETHUSDT) $XRP {spot}(BTCUSDT) {spot}(XRPUSDT)
CEO Tether, Paolo Ardoino, baru saja menggebrak industri teknologi dengan memperkenalkan QVAC, asisten kecerdasan buatan (AI) revolusioner yang dirancang untuk berjalan sepenuhnya secara lokal tanpa ketergantungan pada server cloud. Dalam demonstrasi terbarunya pada pertengahan Februari 2026, Ardoino menunjukkan bahwa QVAC mampu melakukan inferensi dan penalaran 100% di perangkat pengguna, bahkan hanya dengan menggunakan GPU laptop berspesifikasi "di bawah rata-rata". Dengan memanfaatkan Model Context Protocol (MCP), asisten ini dapat mengintegrasikan berbagai "keahlian" modular—seperti mengelola tugas di Asana secara otomatis—sambil tetap menjamin privasi data karena tidak ada informasi yang dikirim ke infrastruktur eksternal. Langkah ini mempertegas ambisi Tether untuk beralih dari sekadar penerbit stablecoin menjadi pemain utama infrastruktur AI yang terdesentralisasi, sekaligus menantang dominasi raksasa teknologi (Big Tech) dengan menawarkan solusi asisten digital yang lebih privat, efisien, dan dapat diakses oleh siapa saja tanpa perangkat keras mahal.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout #USTechFundFlows $BTC $ETH
$XRP
Dominasi pendapatan protokol kripto kembali bergeser pada pertengahan Februari 2026 ini, di mana HyperLiquid resmi memuncaki klasemen pendapatan biaya harian (24h fee revenue) dengan angka mencapai $1,4 juta. Pencapaian fantastis ini mencerminkan lonjakan aktivitas perdagangan derivatif yang masif di bursa terdesentralisasi tersebut, melampaui raksasa jaringan seperti Tron dan platform EdgeX yang mengekor di posisi berikutnya. Fenomena ini membuktikan bahwa minat para pedagang kini semakin beralih ke infrastruktur on-chain yang menawarkan kecepatan tinggi dan likuiditas dalam, sekaligus mengukuhkan posisi HyperLiquid sebagai pemimpin baru dalam ekosistem bursa derivatif terdesentralisasi. Lonjakan pendapatan ini tidak hanya menjadi sinyal kesehatan protokol, tetapi juga menunjukkan bahwa efisiensi biaya dan transparansi mulai menjadi prioritas utama bagi para pelaku pasar global dalam menggerakkan volume transaksi besar.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USRetailSalesMissForecast #WhaleDeRiskETH $BTC $HYPE $XRP {spot}(XRPUSDT) {future}(HYPEUSDT) {spot}(BTCUSDT)
Dominasi pendapatan protokol kripto kembali bergeser pada pertengahan Februari 2026 ini, di mana HyperLiquid resmi memuncaki klasemen pendapatan biaya harian (24h fee revenue) dengan angka mencapai $1,4 juta. Pencapaian fantastis ini mencerminkan lonjakan aktivitas perdagangan derivatif yang masif di bursa terdesentralisasi tersebut, melampaui raksasa jaringan seperti Tron dan platform EdgeX yang mengekor di posisi berikutnya. Fenomena ini membuktikan bahwa minat para pedagang kini semakin beralih ke infrastruktur on-chain yang menawarkan kecepatan tinggi dan likuiditas dalam, sekaligus mengukuhkan posisi HyperLiquid sebagai pemimpin baru dalam ekosistem bursa derivatif terdesentralisasi. Lonjakan pendapatan ini tidak hanya menjadi sinyal kesehatan protokol, tetapi juga menunjukkan bahwa efisiensi biaya dan transparansi mulai menjadi prioritas utama bagi para pelaku pasar global dalam menggerakkan volume transaksi besar.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USRetailSalesMissForecast #WhaleDeRiskETH $BTC $HYPE $XRP
Dominasi institusi besar seperti BlackRock, Franklin Templeton, dan Ondo di jaringan Ethereum membuktikan bahwa rantai publik telah menjadi standar baru bagi digitalisasi aset dunia nyata (RWA). Hingga Februari 2026, Ethereum berhasil menguasai sekitar 60% pangsa pasar RWA dengan menampung lebih dari 400 aset senilai $12 miliar lebih, sebuah angka yang jauh melampaui para pesaingnya. Menurut Melvis Langyintuo dari Canton Network, daya tarik utama yang membuat institusi enggan berpindah ke jaringan privat adalah interoperabilitas dan komposabilitas; kemampuan unik untuk mengoordinasikan transaksi secara atomik di antara berbagai pemangku kepentingan, produk, dan pasar dalam satu ekosistem terbuka. Properti ini tidak hanya memperluas jangkauan distribusi dan likuiditas, tetapi juga meningkatkan kecepatan perputaran aset (asset velocity), mengubah instrumen finansial yang dulunya kaku menjadi "lego digital" yang dapat berinteraksi bebas dengan protokol DeFi global.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #TrumpCanadaTariffsOverturned $BTC $ETH $XRP {spot}(XRPUSDT) {spot}(BTCUSDT) {spot}(ETHUSDT)
Dominasi institusi besar seperti BlackRock, Franklin Templeton, dan Ondo di jaringan Ethereum membuktikan bahwa rantai publik telah menjadi standar baru bagi digitalisasi aset dunia nyata (RWA). Hingga Februari 2026, Ethereum berhasil menguasai sekitar 60% pangsa pasar RWA dengan menampung lebih dari 400 aset senilai $12 miliar lebih, sebuah angka yang jauh melampaui para pesaingnya. Menurut Melvis Langyintuo dari Canton Network, daya tarik utama yang membuat institusi enggan berpindah ke jaringan privat adalah interoperabilitas dan komposabilitas; kemampuan unik untuk mengoordinasikan transaksi secara atomik di antara berbagai pemangku kepentingan, produk, dan pasar dalam satu ekosistem terbuka. Properti ini tidak hanya memperluas jangkauan distribusi dan likuiditas, tetapi juga meningkatkan kecepatan perputaran aset (asset velocity), mengubah instrumen finansial yang dulunya kaku menjadi "lego digital" yang dapat berinteraksi bebas dengan protokol DeFi global.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #TrumpCanadaTariffsOverturned $BTC
$ETH $XRP
Sam Bankman-Fried (SBF) kembali memicu kontroversi lewat pernyataan terbarunya yang menyebut bahwa kebijakan keras di era Biden telah "mengusir" perusahaan kripto AS ke luar negeri, namun kini mereka mulai berbondong-bondong kembali berkat pendekatan pro-kripto dari pemerintahan Presiden Trump di tahun 2026. Melalui serangkaian unggahan di platform X dan dokumen pengadilan terbarunya, SBF mengklaim bahwa dirinya adalah korban dari "perang politik" yang dilancarkan pemerintahan sebelumnya melalui penunjukan Gary Gensler sebagai Ketua SEC, yang menurutnya sengaja melumpuhkan industri domestik dengan regulasi yang mencekik. Narasi yang dibangun SBF ini secara cerdik mencoba menyelaraskan diri dengan agenda besar Trump yang ingin menjadikan Amerika Serikat sebagai "Ibu Kota Kripto Dunia" serta langkah-langkah konkret seperti pengesahan GENIUS Act dan pembentukan Cadangan Bitcoin Strategis. Meskipun SBF sendiri masih mendekam di penjara dan upayanya untuk mendapatkan pengampunan (pardon) sempat ditolak secara publik oleh Presiden, pernyataannya mempertegas perubahan drastis iklim regulasi di Washington yang kini lebih mengutamakan insentif pajak dan kejelasan hukum untuk menarik kembali inovasi digital ke tanah Amerika.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout #USRetailSalesMissForecast $BTC $ETH $XRP {spot}(XRPUSDT) {spot}(ETHUSDT) {spot}(BTCUSDT)
Sam Bankman-Fried (SBF) kembali memicu kontroversi lewat pernyataan terbarunya yang menyebut bahwa kebijakan keras di era Biden telah "mengusir" perusahaan kripto AS ke luar negeri, namun kini mereka mulai berbondong-bondong kembali berkat pendekatan pro-kripto dari pemerintahan Presiden Trump di tahun 2026. Melalui serangkaian unggahan di platform X dan dokumen pengadilan terbarunya, SBF mengklaim bahwa dirinya adalah korban dari "perang politik" yang dilancarkan pemerintahan sebelumnya melalui penunjukan Gary Gensler sebagai Ketua SEC, yang menurutnya sengaja melumpuhkan industri domestik dengan regulasi yang mencekik. Narasi yang dibangun SBF ini secara cerdik mencoba menyelaraskan diri dengan agenda besar Trump yang ingin menjadikan Amerika Serikat sebagai "Ibu Kota Kripto Dunia" serta langkah-langkah konkret seperti pengesahan GENIUS Act dan pembentukan Cadangan Bitcoin Strategis. Meskipun SBF sendiri masih mendekam di penjara dan upayanya untuk mendapatkan pengampunan (pardon) sempat ditolak secara publik oleh Presiden, pernyataannya mempertegas perubahan drastis iklim regulasi di Washington yang kini lebih mengutamakan insentif pajak dan kejelasan hukum untuk menarik kembali inovasi digital ke tanah Amerika.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout #USRetailSalesMissForecast $BTC $ETH $XRP
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel
Sitemap
Preferensi Cookie
S&K Platform