😱💥 𝔸 𝗦𝗪𝗜𝗙𝗧 𝔸ℂ𝔸𝔹𝔸 𝔻𝔼 ℂ𝕆ℕ𝕊𝕋ℝ𝕌𝕀ℝ 𝕊𝕌𝔸 ℝ𝔼𝕊ℙ𝕆𝕊𝕋𝔸 𝔸̀𝕊 𝕊𝕋𝔸𝔹𝕃𝔼ℂ𝕆𝕀ℕ𝕊 » 𝔽𝕌ℕ𝕆𝕀ℕ𝔸 𝕔𝕆𝕄 𝔻𝕀ℕℍ𝔼𝕀ℝ𝕆 𝔹𝔸ℕℂ𝔸́ℝ𝕀𝕆 » ℕ𝔸̃𝕆 ℂ𝕆𝕄 𝗖𝗥𝗜𝗣𝗧𝗢𝗠𝗢𝗘𝗗𝗔𝗦❕

Setelah 53 tahun beroperasi terutama sebagai jaringan pesan antar-bank, #Swift meluncurkan pengoperasian awal sebuah ledger #blockchain yang dibagikan dengan 17 institusi besar di enam benua. Tujuannya adalah memungkinkan pembayaran internasional 24/7.
Namun keputusan terpenting lainnya adalah:
Sistem ini akan menggunakan simpanan bank yang ditokenisasi, bukan stablecoin.

Simpanan tokenisasi mewakili uang yang disimpan di dalam bank yang teregulasi.
Saldo tetap berada di neraca bank, bisa mendanai pinjaman, dan tetap mengikuti aturan tradisional.
Sementara stablecoin biasanya memindahkan uang ke cadangan yang dikelola penerbit, di luar basis simpanan bank.

Dalam praktiknya, SWIFT ingin menawarkan:
Settlement yang dapat diprogram
Operasi selama dini hari
Pembayaran di akhir pekan
Serta integrasi antar bank…
Tanpa mengeluarkan bank dari pusat sistem.
Ledger tersebut dibangun di atas arsitektur yang kompatibel dengan EVM, berbasis Hyperledger Besu. Settlement akhir masih melewati jalur keuangan yang sudah ada, sementara blockchain berfungsi sebagai lapisan koordinasi.

🧠Ini tidak menghilangkan USDT, $USDC atau stablecoin lainnya.
Mereka tetap kuat di exchange, DeFi, remitansi, dan jaringan publik.
Tapi pergerakan ini menunjukkan bahwa bank-bank tidak lagi hanya mengamati—mereka mulai membangun alternatif institusional.
Perdebatan sekarang memiliki tiga pihak:
#Stablecoins terbuka,
simpanan tokenisasi dari bank,
dan jaringan bersama seperti milik SWIFT.

🔥Pertanyaan sebenarnya adalah:
Uang digital akan dikendalikan oleh jaringan terbuka atau tetap berada di dalam bank, hanya dengan teknologi baru?
👇 Apakah Anda percaya SWIFT bisa mendominasi uang tokenisasi institusional?