🚨 SEGERA: Presiden Trump secara resmi MENCABUT lisensi AS yang memungkinkan Iran menjual minyak mereka, setelah para mullah MENYERANG kapal di Selat Hormuz — Reuters
AS mengatakan tindakan Iran AKAN mendapat konsekuensi.
TRUMP FAFO sedang terjadi di luar negeri! Dia TIDAK akan membiarkan mereka mengulangi pelanggaran MoU lagi 🔥
🇮🇷🇺🇸 Washington baru saja mencabut izin minyak Iran
Departemen Keuangan sedang menarik izin umum yang mengizinkan penjualan minyak Iran, konsesi ekonomi utama yang menjadi alasan penandatanganan MOU.
Mereka mengatakan tindakan Iran di Selat Hormuz benar-benar tidak dapat diterima, setelah serangan terhadap kapal tanker yang tidak menempuh rute Iran.
🇮🇱Netanyahu pukul 6:00 sore: "Kami memberi tahu teman-teman kami di AS tentang Türkiye. Kami melihat mereka. Ini perlu diperbaiki dengan cepat."
🇺🇸Trump pukul 7:00 malam: "Diam. Türkiye telah menjadi sekutu yang hebat bagi kami. Kami akan menjual F-35 ke Türkiye, dan saya akan mencabut semua sanksi terhadap Turki."🔥
🇹🇷Erdogan sedang bermain catur 6D dengan Netanyahu dan dia adalah pemimpin paling berkuasa di Timur Tengah 💪
🇮🇷🇮🇱 Timur Tengah mungkin sedang membangun tatanan regional baru. Pertanyaannya adalah apakah tatanan itu melakukan kesalahan yang sama seperti yang terakhir.
Perjanjian Abraham berupaya membentuk ulang kawasan dengan mengisolasi Iran. Itu tidak berhasil, dan pengucilan tersebut justru membantu mendorong ketidakstabilan yang kemudian terjadi.
Kini, ketika Iran kembali diintegrasikan ke dalam struktur ekonomi dan keamanan regional, ada peluang nyata untuk mengurangi salah satu kekuatan yang paling membuat kawasan tidak stabil.
Namun, jika arsitektur baru hanya mengganti satu musuh yang dikecualikan dengan musuh lainnya—mengganti isolasi Iran dengan isolasi Israel—kawasan itu tidak menyelesaikan apa pun. Hanya saja garis patahnya diputar.
Langkah yang lebih cerdas, dan lebih sulit, adalah membangun tatanan regional yang benar-benar inklusif yang menjadikan prospek integrasi Israel sebagai leverage atau daya tawar yang nyata.
Bukan untuk menormalisasi status quo, tetapi agar kedaulatan negara Palestina dan berakhirnya pendudukan menjadi harga sebenarnya untuk diterima.
Bertukar satu tatanan yang eksklusif dengan yang lain tidak akan membawa stabilitas. Itu hanya menghadirkan cara baru untuk menundanya.
🇺🇸 Mamdani mengatakan bahwa gedung Manhattan milik kantor pusat Pfizer yang mengalami masalah struktural besar masih tidak stabil dan situasinya “sangat serius.”
Lantai-lantai terlihat melendut dan kolom penyangga membengkok selama konversi dari perkantoran menjadi apartemen.
🇮🇱🇺🇸 Era dukungan AS yang tanpa syarat bagi Israel baru saja berakhir. Dan Rahm Emanuel terbang ke Tel Aviv untuk menyampaikannya langsung kepada mereka.
Pidahnya dirancang agar mendarat seperti guntur, dan utusan itu menjamin demikian. Emanuel bukan aktivis progresif. Ia tokoh mapan Demokrat yang sentris, ayahnya lahir di Yerusalem dan berjuang untuk kemerdekaan Israel. Ia membagikan draf tersebut dengan keluarga Clinton. Ia maju mencalonkan diri sebagai presiden pada 2028.
Yang ia sampaikan: Dukungan AS sekarang bersyarat. Pada kedaulatan Palestina. Pada penolakan Greater Israel. Pada adanya rencana pascaperang yang kredibel. Tidak ada lagi bantuan militer; Israel bisa membayar sendiri persenjataannya. Sanksi bagi para pendanai pemukiman.
Ia menyebut Israel sebagai "pariah" dan mengatakan bahwa puluhan tahun pejabat Amerika "mengalihkan pandangan" dari kekeliruan Israel sudah berakhir.
Netanyahu pernah menyebutnya "Yahudi yang membenci dirinya sendiri". Emanuel memasukkan itu dalam pidato. Netanyahu menciptakan musuh, sekarang ia menyampaikan pidato peringatan untuk hubungan lama itu.
🚨 SEKARANG: Presiden Trump telah TIBA di Makan Malam NATO di Ankara, Turki, menerima sambutan yang paling megah di antara pemimpin mana pun, tentu saja