𝗛𝗼𝘄 𝗛𝗲𝗿𝗺𝗲𝘀 𝗦𝗼𝗹𝘃𝗲𝘀 𝗢𝗻𝗲 𝗢𝗳 𝗗𝗲𝗙𝗶'𝘀 𝗕𝗶𝗴𝗴𝗲𝘀𝘁 𝗣𝗿𝗼𝗯𝗹𝗲𝗺𝘀
Kalau kamu sudah pakai banyak blockchain, pasti kamu pernah merasakan fraksi likuiditas.
Aset kamu tersebar di berbagai ekosistem. Likuiditas terbagi. DEX beroperasi secara independen. Dan jembatan seringkali memperkenalkan risiko keamanan tambahan.
Ini sudah menjadi salah satu tantangan infrastruktur terbesar DeFi selama bertahun-tahun.
Sekarang Hermes sudah live di
@GOAT Network work.
Hermes adalah lapisan likuiditas omnichain yang dirancang untuk mengagregasi likuiditas di berbagai ekosistem menjadi satu kerangka kerja yang terpadu.
Alih-alih kolam fraksi yang bersaing untuk likuiditas, modal bisa bekerja lebih efisien di jaringan yang didukung.
Kenapa Ini Penting
• Efisiensi modal yang lebih baik
• Ketergantungan yang berkurang pada model jembatan tradisional
• Pengalaman pengguna yang lebih baik
• Akses ke likuiditas di berbagai chain
Untuk penyedia likuiditas, ini berarti satu posisi bisa jadi melayani ekosistem yang lebih luas daripada hanya terisolasi di satu jaringan.
Untuk pengguna, ini berarti akses yang lebih mudah ke likuiditas tanpa harus menavigasi banyak alur kerja jembatan.
Peluang Besar.
GOAT Network dibangun sebagai lapisan penyelesaian Bitcoin untuk perdagangan mesin.
Tapi agen AI tidak bisa beroperasi dengan efisien jika likuiditas tetap terfragmentasi.
Hermes membantu menyelesaikan masalah itu dengan memungkinkan:
• Akses likuiditas lintas chain
• Pengarahan aset asli
• Risiko jembatan yang berkurang
• Aktivitas ekonomi yang lebih efisien
Untuk menjadi infrastruktur DeFi yang nyata, Bitcoin L2 perlu:
1. Keamanan Bitcoin
2. Operasi berbasis agen
3. Likuiditas yang terpadu
Dengan Hermes, GOAT Network mengambil langkah lain menuju menyelesaikan visi itu.
#GOATNetwork #BitcoinL2