Soft Staking

Pemula
Diperbarui Sep 30, 2026

Apa Itu Soft Staking?

Soft staking adalah cara untuk memperoleh reward crypto staking atas aset Anda sambil tetap menjaganya likuid, artinya Anda tetap dapat memperdagangkan, mentransfer, atau menariknya kapan saja. Tidak seperti staking tradisional, metode ini tidak mengharuskan Anda mengunci aset untuk periode tertentu.

Cara Kerja Soft Staking

Dengan soft staking, Anda cukup menyimpan kripto yang memenuhi syarat di akun atau dompet platform yang didukung. Platform kemudian melakukan staking atas aset tersebut atas nama Anda, biasanya di balik layar, dan membagikan reward yang dihasilkan kepada Anda. Reward ini biasanya berasal dari partisipasi platform dalam jaringan proof-of-stake yang memberikan pembayaran karena membantu mengamankan blockchain.

Reward sering kali dihitung setiap hari berdasarkan saldo Anda yang memenuhi syarat dan dibayarkan dalam token yang sama dengan yang Anda simpan. Karena aset Anda tidak pernah dibekukan, saldo Anda tetap tersedia untuk penggunaan normal sepanjang waktu.

Soft Staking vs. Staking Tradisional

Perbedaan utamanya adalah fleksibilitas. Staking tradisional, yang terkadang disebut hard staking, biasanya mengunci token Anda untuk periode tertentu. Selama periode tersebut, Anda tidak dapat memperdagangkan atau menariknya. Soft staking membuat aset Anda tetap dapat diakses setiap saat.

Fleksibilitas ini sering kali disertai kompromi. Reward soft staking dapat lebih rendah daripada reward dari staking terkunci karena penguncian mencerminkan komitmen yang lebih kuat terhadap jaringan. Akibatnya, soft staking cenderung cocok bagi pengguna yang menghargai likuiditas dan kemudahan, sedangkan staking terkunci dapat menarik bagi mereka yang mencari potensi imbal hasil yang lebih tinggi.

Catatan tentang Terminologi

Soft staking bukanlah satu standar teknis universal. Istilah ini terutama digunakan oleh bursa dan platform untuk program reward fleksibel, sehingga aturan pastinya dapat berbeda dari satu platform ke platform lainnya. Istilah ini juga terkadang disalahartikan sebagai liquid staking, tetapi keduanya tidak sama. 
Liquid staking biasanya memberi Anda token tanda terima yang dapat diperdagangkan (seperti stETH) sebagai imbalan atas aset yang Anda staking, sedangkan soft staking hanya melacak saldo Anda dan membayarkan reward tanpa menerbitkan token terpisah.
Saat membandingkan tingkat reward antarprogram, akan membantu jika Anda memahami APY vs APR, karena angka-angka ini bersifat variabel dan dapat berubah seiring waktu. Beberapa platform juga dapat mengenakan biaya layanan atau menetapkan batas program.
Singkatnya, soft staking adalah salah satu dari beberapa cara untuk mengejar passive income dengan kripto, yang menawarkan reward tanpa mengorbankan akses ke aset Anda. Seperti biasa, Anda sebaiknya meneliti ketentuan spesifik program apa pun sebelum berpartisipasi.
Pelajari selengkapnya: Apa Itu Liquid Staking?