CPI AS Rilis 13 Januari 2026, Pasar Kripto Waspada Volatilitas Besar
Pasar kembali bersiap menghadapi potensi guncangan besar. Data inflasi Amerika Serikat (CPI) dijadwalkan rilis pada 13 Januari 2026, yang secara historis kerap memicu lonjakan volatilitas di aset berisiko, termasuk Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.
CPI menjadi indikator kunci arah kebijakan The Fed. Jika inflasi lebih panas dari ekspektasi, tekanan ke market bisa meningkat. Sebaliknya, data yang lebih jinak berpotensi memicu reli jangka pendek. Dengan likuiditas yang masih sensitif dan positioning trader yang padat, pergerakan tajam dua arah sangat mungkin terjadi.
Trader disarankan lebih disiplin mengelola risiko, memperhatikan level likuiditas, serta menghindari overleverage menjelang rilis data makro penting ini.
Ikuti update makro dan insight kripto terbaru dengan follow akun Menjadi Trader agar tidak salah langkah saat market bergejolak. #menjaditrader #CPI #cryptomarket #bitcoin #macro
NFA, DYOR.
Stoic + Mindful + Discipline = Trader di Atas Rata-rata
Mayoritas trader kalah bukan karena setup jelek,
tapi karena mental, emosi, dan kebiasaan.
1. Stoic → Mental Baja
Loss bukan musuh, win bukan euforia.
Kamu fokus ke apa yang bisa dikontrol: risk, entry, exit.
Market chaos, tapi kepalamu tetap dingin.
2. Mindful → Tetap Tenang di Tengah Volatilitas
Nggak FOMO saat candle hijau,
nggak revenge saat candle merah.
Kamu sadar posisi, sadar risiko, sadar emosi sebelum klik buy/sell.
3. Discipline → Konsisten & Bertumbuh
Entry sesuai plan, stop loss dihormati, jurnal dijalankan.
Bukan cari cuan sekali besar, tapi profit kecil yang diulang berkali-kali.
Di sinilah edge jangka panjang terbentuk.
Gabungkan ketiganya,
kamu bukan sekadar trader yang berharap,
tapi trader yang punya sistem, mental, dan proses.
Market nggak peduli perasaanmu.
Tapi trader yang disiplin, market lama-lama tunduk.
Walrus ($WAL) dan Keputusan untuk Tidak Menghibur
Banyak proyek crypto berusaha menghibur, seperti : meme, slogan, drama. Tapi Walrus ($WAL) hampir nggak melakukan itu.
Dia memilih jalur yang mungkin terasa kering: fungsi dulu, cerita belakangan. Storage harus jalan. Data harus aman. Sistem harus tahan.
$WAL ada untuk menopang keputusan itu. Token sebagai alat kerja, bukan alat hiburan. Dan memang, nggak semua hal harus menghibur.
Beberapa hal cukup berfungsi dengan benar, dan itu sudah langka.
@WalrusProtocol #walrus $WAL
{future}(WALUSDT)
Walrus ($WAL) Sebagai “Asuransi yang Nggak Kamu Rasain”
Asuransi itu aneh. Kita bayar, tapi berharap nggak pernah kepakai. Storage yang bagus mirip kayak gitu.
Walrus ($WAL) bekerja sebagai lapisan pengaman yang baru terasa nilainya saat ada masalah. Ketika server mati, ketika data disensor, ketika sistem runtuh, di situlah perannya muncul.
$WAL bukan alat spekulasi utama. Dia alat supaya orang mau terus menjaga sistem yang jarang disorot. Dan sistem kayak gini justru yang bikin ekosistem bertahan.
Hal terbaik dari Walrus? Kalau dia bekerja dengan baik, kamu hampir nggak sadar dia ada. @WalrusProtocol #walrus $WAL
{future}(WALUSDT)
Walrus ($WAL) Dilihat dari Orang yang Nggak Suka Crypto
Ada tipe orang yang sebenarnya nggak suka crypto.
Ribet. Berisik. Terlalu spekulatif.
Menariknya, Walrus ($WAL) justru bisa relevan buat tipe orang ini. Karena dia nggak minta kita “percaya crypto”. Dia cuma bilang: data itu perlu tempat yang aman dan nggak dikontrol satu pihak.
Kalau kamu peduli soal data, privasi, dan ketahanan sistem—Walrus masuk akal bahkan tanpa embel-embel harga token. $WAL ada bukan buat bikin kamu excited, tapi biar sistemnya jalan.
Ironisnya, proyek crypto yang paling masuk akal kadang justru buat orang yang skeptis crypto. @WalrusProtocol #walrus $WAL
{future}(WALUSDT)
SEC Hapus Crypto dari Daftar Risiko 2026, Sinyal Normalisasi Regulasi AS
Otoritas pasar modal AS membuat langkah mengejutkan. Dalam dokumen Examination Priorities terbaru, SEC resmi mengeluarkan crypto dari daftar risiko prioritas pemeriksaan tahun 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, aset digital tidak lagi ditempatkan sebagai sektor berisiko tinggi secara default.
Arah pengawasan kini bergeser ke isu yang lebih luas dan relevan lintas sektor, seperti keamanan data, privasi konsumen, penggunaan AI dan algoritma, serta cybersecurity dan kewajiban fidusia. Ini mengindikasikan crypto mulai diperlakukan setara dengan sektor keuangan lainnya dalam kerangka regulasi.
Meski begitu, langkah ini bukan berarti industri crypto bebas aturan. SEC tetap berwenang menindak penipuan, pelanggaran hukum, dan praktik yang merugikan investor. Bagi pasar, keputusan ini dipandang sebagai sinyal positif karena berpotensi menurunkan ketidakpastian regulasi dan membuka ruang masuk yang lebih besar bagi investor institusional. Crypto perlahan masuk fase baru sebagai bagian normal dari sistem keuangan global.
Ikuti update regulasi dan insight market lainnya dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #crypto #regulasi #bitcoin
NFA, DYOR.
Token Lokal Disorot Yudo Sadewa, Disebut Berpotensi Jadi “Bitcoin-nya Indonesia”
Nama Sustainable Crypto Token (SCST) atau CST mulai ramai diperbincangkan setelah Yudo Sadewa menyinggung potensinya sebagai aset kripto lokal dengan arah jangka panjang. Token ini disebut tengah disiapkan untuk memperkuat fungsi digital wallet, tidak sekadar sebagai alat transaksi, tetapi juga merambah sektor entertainment dan lifestyle.
Narasi yang dibangun cukup jelas: CST ingin keluar dari stigma token spekulatif dengan menitikberatkan utilitas nyata dan penggunaan harian dalam ekosistem digital. Fokusnya adalah adopsi berkelanjutan, bukan sekadar pergerakan harga jangka pendek.
Sejumlah pihak bahkan mulai menyebut CST berpeluang menjadi “BTC versi Indonesia” apabila realisasi roadmap berjalan konsisten dan adopsi publik tumbuh masif. Namun, seperti proyek kripto lainnya, eksekusi dan kepercayaan pasar tetap menjadi penentu utama.
Pantau terus perkembangan kripto lokal dan insight pasar terbaru dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #cryptolokal #blockchain #bitcoin
NFA, DYOR.
Bitcoin Jadi Jalan Keluar Krisis, Penambang Venezuela Selamatkan Keluarganya
Seorang pria asal Venezuela bernama Sultan membagikan kisah bagaimana Bitcoin mengubah hidup keluarganya di tengah runtuhnya sistem keuangan negara. Ia mengaku mulai menambang Bitcoin dari rumah sejak 2014, saat Venezuela dilanda krisis ekonomi parah di bawah pemerintahan Nicolás Maduro dengan inflasi yang melonjak ekstrem.
Dalam unggahannya di X, Sultan mengatakan Bitcoin menjadi alat perlindungan dari sistem keuangan yang rusak. Selama lebih dari satu dekade, hasil menambang BTC perlahan membangun kemandirian finansial hingga akhirnya memungkinkan seluruh keluarganya pindah dan menetap di luar negeri.
Menurut Sultan, tanpa Bitcoin, keluarganya kemungkinan besar akan terjebak dalam kemiskinan, terlebih di tengah tekanan ekonomi dan intervensi geopolitik yang terjadi belakangan ini. Meski begitu, ia tidak mengungkap secara rinci berapa total Bitcoin yang berhasil dikumpulkan dari aktivitas menambang tersebut.
Kisah ini kembali menyoroti peran Bitcoin sebagai lindung nilai dan alat kebebasan finansial di negara dengan sistem ekonomi yang rapuh. Ikuti update cerita, insight, dan peluang kripto lainnya dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #bitcoin #cryptostory #adopsi
NFA, DYOR.
Ethereum OG Buang ETH Lagi, Deposit Rp2 Triliun Picu Waspada Pasar
Seorang Ethereum OG kembali mencuri perhatian pasar setelah melakukan aksi jual besar dalam dua hari terakhir. Wallet yang diketahui membeli 154.076 ETH di harga rata-rata sekitar US$517 itu menyetor 40.251 ETH ke exchange Bitstamp, dengan total nilai mencapai US$124 juta atau sekitar Rp2 triliun.
Langkah ini memicu spekulasi adanya potensi tekanan jual lanjutan, mengingat aksi tersebut datang dari holder lama dengan unrealized profit yang sangat besar. Pergerakan dana ke exchange sering dibaca pasar sebagai sinyal kesiapan untuk menjual, meski belum tentu seluruhnya dilepas ke market.
Menariknya, wallet tersebut masih menyimpan sekitar 26.000 ETH senilai kurang lebih US$80,15 juta. Sisa kepemilikan ini tetap menjadi radar utama pelaku pasar: apakah ini bagian dari fase distribusi besar, atau sekadar profit taking bertahap dari OG Ethereum?
Pantau data on-chain dan insight kripto terbaru dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #ethereum #onchain #cryptonews
NFA, DYOR.
CZ Sinyalkan Super Cycle Kripto Dimulai, Pasar Siap Masuk Fase Baru?
Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), kembali memanaskan diskusi pasar kripto lewat cuitan terbarunya. Dalam unggahan singkat namun tajam, CZ menyebut bahwa super cycle kripto akan segera dimulai, memicu spekulasi di kalangan trader dan investor global.
Pernyataan ini datang di tengah kombinasi katalis besar: likuiditas global mulai longgar, adopsi institusional meningkat, hingga perkembangan teknologi blockchain yang makin matang. Banyak pelaku pasar menilai super cycle merujuk pada fase di mana kenaikan harga didorong bukan sekadar spekulasi, tapi oleh adopsi nyata dan arus modal besar yang berkelanjutan.
Meski tanpa detail teknis, pernyataan CZ sering dianggap sebagai “early signal” oleh pasar, mengingat rekam jejaknya dalam membaca siklus kripto. Namun, seperti biasa, euforia perlu diimbangi manajemen risiko karena volatilitas tetap tinggi.
Pantau arah pasar dan insight kripto terbaru dengan follow akun Menjadi Trader. #menjaditrader #cryptonews #bitcoin #altcoins
NFA, DYOR.