Pada Januari 2026, Presiden Trump semakin mengarahkan penggunaan tarifnya tidak hanya sebagai kebijakan ekonomi, tetapi sebagai alat strategis untuk mencapai "perdamaian dunia" dan stabilitas global. Pergeseran retorika ini menegaskan pandangan dunia di mana kekuatan ekonomi Amerika digunakan sebagai pengungkit untuk membentuk hubungan internasional dan menyelesaikan konflik geopolitik.

Pada akhir Januari 2026, strategi "perdamaian melalui tarif" Trump telah terwujud dalam beberapa sengketa internasional yang terkenal:

1. Sengketa Greenland

Trump baru-baru ini menggunakan ancaman tarif 10% hingga 25% terhadap beberapa negara Eropa untuk menekan mereka agar mendukung akuisisi AS atas Greenland.

Pembingkaian Keamanan Nasional: Ia menyatakan bahwa "untuk melindungi Perdamaian dan Keamanan Global, tindakan tegas harus diambil" untuk mengamankan Greenland, yang ia anggap vital untuk keamanan seluruh wilayah Arktik.

Status Terkini: Pada 21 Januari 2026, setelah bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, Trump menjauh dari ancaman tarif ini, mengutip "kerangka kesepakatan masa depan" terkait keamanan Arktik.

2. Inisiatif "Dewan Perdamaian"

Pada 22 Januari 2026, selama Forum Ekonomi Dunia di Davos, Trump secara resmi mendirikan Dewan Perdamaian (BoP), sebuah organisasi yang ia klaim akan mempromosikan penjagaan perdamaian global.

Perdamaian Transaksional: Keanggotaan permanen memerlukan komitmen finansial sebesar $1 miliar.

Alternatif untuk PBB: Para kritikus dan beberapa pemimpin dunia telah menyatakan keprihatinan bahwa dewan ini dimaksudkan untuk berfungsi sebagai alternatif yang dipimpin Trump untuk Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

3. Tindakan Tarif Terbaru (Akhir Januari 2026)

Trump terus menggunakan tarif sebagai "palu diplomatik" untuk mempengaruhi perdagangan asing dan aliansi:

Kanada: Trump baru-baru ini mengancam tarif 100% pada semua barang Kanada jika Perdana Menteri Mark Carney melanjutkan kesepakatan perdagangan baru dengan China, yang diklaim Trump akan memungkinkan China untuk "melahap" Kanada.

Korea Selatan: Pada 26 Januari 2026, Trump mengumumkan peningkatan tarif pada barang-barang Korea Selatan (termasuk mobil dan farmasi) dari 15% menjadi 25%, menuduh legislatif negara tersebut gagal untuk memberlakukan kerangka perdagangan yang telah disepakati sebelumnya.

Iran: Awal Januari 2026, ia mengumumkan tarif 25% untuk negara mana pun yang terus berdagang dengan Iran.

4. Kebijakan Tarif Timbal Balik yang Luas

Pemerintahan terus melaksanakan sistem "tarif timbal balik", yang diotorisasi oleh perintah eksekutif April 2025 menggunakan Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA). Ini mencakup tarif universal 10% sebagai dasar untuk semua impor, ditambah tarif balasan tambahan untuk negara-negara dengan surplus perdagangan besar dengan AS.

#Trump2026 #WorldPeace #TARIFF #AmericaFirst #globaleconomy