🇺🇸WASHINGTON D.C. (26/01/2026) – Hanya tinggal empat hari sebelum tenggat waktu untuk menghindari penutupan pemerintah (shutdown), Kongres Amerika mengalami kebuntuan kritis. Para Demokrat di Senat memblokir paket anggaran Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), mensyaratkan setiap dana baru untuk agensi imigrasi ICE (Immigration and Customs Enforcement) dengan reformasi perilaku yang drastis.
Penyebab krisis ini adalah kematian Renee Good, seorang warga negara Amerika berusia 37 tahun, yang ditembak oleh seorang agen ICE di Minneapolis pada awal bulan ini. Insiden ini memicu kemarahan nasional dan mendorong para pemimpin Partai Demokrat untuk menuntut "pengaman" segera, seperti penggunaan kamera tubuh yang wajib dan surat perintah pengadilan untuk operasi agensi tersebut.
Dewan Perwakilan Rakyat, yang dikuasai oleh Partai Republik, telah menyetujui proyek yang mempertahankan pendanaan ICE yang berfokus pada keamanan perbatasan, mengabaikan permintaan reformasi. Namun, para demokrat di Senat, yang diperlukan untuk menyetujui undang-undang akhir, menolak untuk melanjutkan. Mereka berargumen bahwa ICE sudah memiliki US$ 75 miliar dalam dana tambahan yang disetujui sebelumnya dan bahwa memotong anggaran baru sekarang adalah tindakan yang diperlukan untuk memaksa akuntabilitas atas kematian Good, tanpa menghentikan operasi penting.
Sem kesepakatan hingga tengah malam hari Jumat (30), bagian penting dari pemerintah federal akan kehabisan dana.

