🔥 Poolin, yang dulu pernah menjadi salah satu kolam penambangan Bitcoin terbesar, mengajukan kebangkrutan.

Kini, perusahaan ini melelang situs penambangan terakhirnya di Texas untuk membayar kembali 11.700 pengguna yang masih memegang IOU. Oleh Jose Antonio Lanz
Diedit oleh Guillermo Jimenez
24 Juli 2026
24 Juli 2026
3 min baca
Penambangan kripto. Gambar: Shutterstock
Buat akun untuk menyimpan artikel Anda.
Tambahkan ke Google
Tambahkan Decrypt sebagai sumber pilihan Anda untuk melihat lebih banyak cerita kami di Google.

Intinya Poolin Technology mengajukan Chapter 11 kebangkrutan pada 22 Juli. Utang terbesar, sebesar $163,7 juta, dibayarkan kepada sekitar 11.700 pengguna.
Thor CALAP LLC mengajukan penawaran stalking-horse senilai $52 juta untuk dua lokasi penambangan West Texas milik Poolin, sekaligus menetapkan harga dasar untuk lelang yang diawasi pengadilan.
Ltd., perusahaan berbasis di Singapura yang dulu menjalankan salah satu kolam penambangan Bitcoin terbesar, mengajukan Chapter 11 kebangkrutan pada 22 Juli proses hukum di AS yang memungkinkan sebuah perusahaan beroperasi di bawah pengawasan pengadilan saat perusahaan tersebut melakukan restrukturisasi atau, dalam kasus ini, menjual aset yang tersisa dan menutup operasinya.
Pengadilan Kepailitan untuk Distrik New Jersey mencakup Poolin bersama dua afiliasi AS, Lonestar Dream Inc.
Dokumen pengadilan mencantumkan kewajiban sebelum pengajuan (prepetition) kira-kira lebih dari $100 juta dengan aset kurang dari $10 juta.

Sebuah mining pool memungkinkan para penambang Bitcoin individu menggabungkan hashrat—kekuatan komputasi mentah yang dipakai mesin untuk menyelesaikan teka-teki kriptografi yang menambahkan blok baru ke blockchain—agar kelompok tersebut mendapatkan imbalan lebih sering daripada yang bisa dilakukan oleh satu penambang saja.

❓ Apa pendapat Anda: ini awal dari langkah yang lebih besar atau hanya kebisingan? Tulis di bawah.

$BTC $ETH

#BitcoinMining #BitcoinHashrate #AICryptoIntegration