Krisis Bahan Bakar Rusia Membawa Perang ke Rumah

Antrian panjang, harga yang meroket, dan stasiun bensin yang kosong menyebar di seluruh Rusia—bahkan di Moskow. Serangan drone dan rudal Ukraina terhadap kilang minyak telah mengganggu produksi bahan bakar domestik, memaksa otoritas memperkenalkan sistem kuota, meningkatkan impor, serta mengizinkan penggunaan bahan bakar bermutu lebih rendah.

Tekanan ekonomi terus meningkat: persetujuan Putin turun menjadi sekitar 74%, sementara 60% warga Rusia yang disurvei meyakini kondisi ekonomi memburuk. Namun, analis memperingatkan bahwa krisis ini mungkin tidak mendorong Kremlin menuju perdamaian. Sebaliknya, tekanan yang lebih besar dapat berujung pada penindasan yang lebih ketat dan eskalasi perang di Ukraina.