Semua orang mengira bertahan saat pasar turun menunjukkan keyakinan yang kuat, tetapi sebenarnya itu bisa jadi hanya bunuh diri portofolio yang bergerak pelan-pelan.

Banyak trader melihat modal yang susah payah mereka kumpulkan perlahan-lahan lenyap hanya karena mereka mengira keterikatan emosional adalah strategi yang solid. Akhirnya mereka membeku, menatap layar, tidak mampu memotong kerugian sambil berharap terjadi pembalikan tren ajaib.

Anggap portofolio Anda seperti sebuah kebun. Jika Anda tidak memangkas tanaman yang sekarat, tanaman itu akan akhirnya mencekik yang sehat. Ada tiga tanda peringatan bahwa strategi Anda telah berubah menjadi jebakan menunggu. Pertama, mengabaikan penurunan dua digit seperti aksi jatuh terbaru sebesar 36,47% dalam $LAB karena Anda yakin itu akan memantul kembali secara ajaib. Kedua, bertahan pada aset yang stagnan seperti $VELVET, yang turun hanya 0,14% mungkin terlihat aman, tetapi sebenarnya membuat modal Anda terkunci. Ketiga, membiarkan keterikatan emosional mengalahkan grafik—itulah cara kemunduran kecil seperti penurunan 16,73% dalam $BEAT berubah menjadi kerugian permanen.

Bagaimana Anda memutuskan kapan saatnya menyerah dan berhenti?

#CryptoTrading #RiskManagement #Altcoins