Saham SpaceX punya alasan kuat untuk rally – perhatikan satu hal: pasar. Meskipun telah mendapatkan tempat di Nasdaq-100, menuai penilaian Wall Street yang sangat bullish, dan memiliki target rata-rata analis sebesar $278, harga saham SPCX terus kehilangan momentum saat investor melepas sahamnya setelah debut blockbuster-nya.
Kesenjangan tersebut telah mengubah saham SpaceX dari daftar penemuan baru paling panas di Wall Street menjadi salah satu perdebatan pasca-IPO terbesar, sementara para trader kini mengamati apakah penarikan terbaru sedang menciptakan nilai—atau malah mengungkap valuasi yang semata-mata melesat di depan fundamental.
Mengapa Saham SpaceX Turun Meski Penilaian Wall Street Sedang Bullish?
Secara teori, cerita harga saham SPCX tetap sangat positif. Analis institusional terus memproyeksikan potensi kenaikan yang signifikan untuk saham SpaceX, dengan beberapa perusahaan mempertahankan target harga jauh di atas level perdagangan saat ini. Berdasarkan estimasi terbaru di kalangan analis, target rata-rata berada di sekitar $278, sementara prakiraan paling optimistis membentang hingga setinggi $800, yang mencerminkan keyakinan pada posisi dominan SpaceX di berbagai peluncuran komersial, Starlink, dan ekonomi luar angkasa yang lebih luas.
Wall Street resmi mengeluarkan gelombang pertama target harga untuk saham SpaceX $SPCX. Berdasarkan 18 target analis yang ditampilkan, target harga rata-rata adalah $278
Target analis:
Raymond James: $800
Arete Research: $401
The Zephirin Group: $310
Morgan Stanley: $300
Deutsche Bank:… pic.twitter.com/KY10rcaZmG
— Wall St Engine (@wallstengine) 7 Juli 2026
Namun, pasar justru menceritakan kisah yang berbeda. Setelah debutnya yang meledak, harga saham SpaceX kesulitan menarik minat beli baru karena investor awal terus mengunci keuntungan. Kombinasi valuasi awal yang tinggi, momentum IPO yang mulai mendingin, dan sentimen yang lebih hati-hati terhadap saham berkas pertumbuhan tinggi telah mengalahkan pandangan analis yang sangat bullish. Alih-alih mempertanyakan bisnis SpaceX, tampaknya investor sedang memperdebatkan apakah saham ini menjadi terlalu mahal—terlalu cepat.
Harga Saham SpaceX Turun di Bawah Level IPO: Apa Selanjutnya?
Penurunan terbaru memiliki makna psikologis. Setelah dibuka dengan antusiasme yang sangat besar, harga saham SPCX kini jatuh di bawah harga pembukaan IPO, menghapus sebagian besar premi awal pasca pencatatan. Langkah ini terjadi meski perusahaan itu masuk dalam Nasdaq-100, sebuah peristiwa yang biasanya menarik arus masuk institusional pasif dan memperkuat permintaan jangka panjang.
Alih-alih melanjutkan kenaikan, saham masuk ke fase konsolidasi yang sehat karena para trader menilai ulang valuasi setelah salah satu listing publik yang paling dinantikan tahun ini. Saham SpaceX masih berada di bawah tekanan setelah gagal merebut kembali garis tren menurun jangka pendeknya. Saat ini, harga SPCX sedang menguji zona support utama di sekitar $145-$150, area yang berulang kali dipertahankan oleh pembeli sejak koreksi pasca-IPO dimulai. Mempertahankan level ini sangat penting, karena jika terjadi penembusan turun yang tegas, hal itu bisa membuka eksposur ke wilayah penurunan berikutnya di dekat $135.
Di sisi lain, bulls pertama perlu merebut kembali $160, lalu menghadapi resistensi yang lebih kuat di sekitar $170-$175, tempat upaya pemulihan sebelumnya kehilangan momentum. Jika terjadi breakout di atas zona itu, kemungkinan sentimen akan bergeser kembali menguntungkan para pembeli dan membuka jalan menuju level psikologis $200.
Bisakah Target Wall Street $278 Menghidupkan Kembali Saham SpaceX?
Kontras antara optimisme analis dan pergerakan harga SPCX telah menjadi sorotan terbesar yang mengelilingi saham SpaceX. Sebagian besar perusahaan riset terus memandang perusahaan ini sebagai salah satu kisah pertumbuhan jangka panjang terkuat di bidang dirgantara, didukung oleh basis pelanggan Starlink yang terus berkembang, dominasi peluncuran komersial, kontrak pemerintah, serta ambisi masa depan dalam komunikasi satelit dan eksplorasi ruang angkasa.
Namun, pasar sering kali memasukkan ekspektasi jauh sebelum fundamental benar-benar terwujud. Selama kekhawatiran valuasi belum mereda dan momentum pembelian belum kembali, saham SPCX bisa tetap volatil meskipun pandangan Wall Street tetap bullish.
Prospek Harga Saham SpaceX
Meskipun pelemahan terbaru mungkin terlihat mengecewakan, tesis investasi yang lebih luas seputar saham SpaceX tetap sebagian besar tidak berubah. Koreksi saat ini mencerminkan investor yang menyesuaikan ekspektasi setelah IPO yang luar biasa, bukan karena memburuknya fundamental bisnis.
Jika pembeli berhasil mempertahankan wilayah support $145-$150 dan sentimen pasar yang lebih luas membaik, saham bisa mencoba pemulihan lain menuju $170 dan pada akhirnya menguji kembali level $200 yang secara psikologis penting. Sampai saat itu, saham SpaceX kemungkinan tetap menjadi salah satu nama yang paling banyak dipantau Wall Street saat investor menimbang valuasi premium terhadap salah satu narasi pertumbuhan jangka panjang terkuat di pasar.
