Kripto selalu sangat bagus dalam satu hal—menentukan siapa yang ada di balik sebuah transaksi. Jika Anda memegang private key dan menandatangani transaksi, jaringan menerimanya. Bagian itu solid dan dapat diandalkan.
Namun pertanyaan sebenarnya kini bukan lagi sekadar “siapa Anda?” Melainkan “apa yang sebenarnya boleh Anda lakukan sekarang?”
Karena hari ini, wallet tidak hanya mengirim token lagi. Wallet menjalankan trading bot, AI agent, dan strategi DeFi yang kompleks yang beroperasi terus-menerus di latar belakang. Dalam sistem seperti itu, sekadar mempercayai sebuah tanda tangan tidaklah cukup.
Di sinilah semuanya menjadi berisiko. Jika sebuah kunci memiliki terlalu banyak kekuatan dan terjadi sesuatu yang salah—entah itu peretasan, bug, atau AI yang bertindak tak terduga—sering kali tidak ada yang menghentikannya untuk melakukan semua hal yang secara teknis memang diizinkan.
Kesenjangan utamanya adalah antara autentikasi dan otorisasi. Kripto telah menyelesaikan identitas dengan sangat baik, tetapi belum sepenuhnya menyelesaikan izin secara dinamis.
Newton Protocol mencoba mengatasi hal ini dengan menambahkan lapisan kebijakan sebelum eksekusi. Alih-alih menganggap tanda tangan sebagai lampu hijau otomatis, ia terlebih dahulu memeriksa apakah tindakan tersebut sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan—seperti batasan, kondisi, dan kontrol risiko.
Jadi pergeserannya sederhana tapi penting: ini bukan lagi hanya soal siapa yang menandatangani. Ini tentang apakah tindakan tersebut seharusnya diizinkan sejak awal.
#BTC走势分析
#Ripple
#gaming
#VitalikOutlinesLeanEthereumRoadmap
#ETHETFsApproved
$GAIA
$VANRY
$NES
Namun pertanyaan sebenarnya kini bukan lagi sekadar “siapa Anda?” Melainkan “apa yang sebenarnya boleh Anda lakukan sekarang?”
Karena hari ini, wallet tidak hanya mengirim token lagi. Wallet menjalankan trading bot, AI agent, dan strategi DeFi yang kompleks yang beroperasi terus-menerus di latar belakang. Dalam sistem seperti itu, sekadar mempercayai sebuah tanda tangan tidaklah cukup.
Di sinilah semuanya menjadi berisiko. Jika sebuah kunci memiliki terlalu banyak kekuatan dan terjadi sesuatu yang salah—entah itu peretasan, bug, atau AI yang bertindak tak terduga—sering kali tidak ada yang menghentikannya untuk melakukan semua hal yang secara teknis memang diizinkan.
Kesenjangan utamanya adalah antara autentikasi dan otorisasi. Kripto telah menyelesaikan identitas dengan sangat baik, tetapi belum sepenuhnya menyelesaikan izin secara dinamis.
Newton Protocol mencoba mengatasi hal ini dengan menambahkan lapisan kebijakan sebelum eksekusi. Alih-alih menganggap tanda tangan sebagai lampu hijau otomatis, ia terlebih dahulu memeriksa apakah tindakan tersebut sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan—seperti batasan, kondisi, dan kontrol risiko.
Jadi pergeserannya sederhana tapi penting: ini bukan lagi hanya soal siapa yang menandatangani. Ini tentang apakah tindakan tersebut seharusnya diizinkan sejak awal.
#BTC走势分析
#Ripple
#gaming
#VitalikOutlinesLeanEthereumRoadmap
#ETHETFsApproved
$GAIA
$VANRY
$NES
$GAIA❤️❤️❤️
33%
$VANRY👍👍👍👍
67%
$NES😈😈😈🤣🤣🤣
0%
6 Voting • Voting ditutup