Bayangkan ini: sementara investor ritel rata-rata panik menjual aset mereka bulan lalu saat pasar sedang turun, perusahaan publik diam-diam melakukan hal yang persis sebaliknya. Sangat membuat frustrasi melihat portofolio Anda menyusut dan muncul dorongan untuk keluar, hanya untuk menyadari belakangan bahwa Anda menjual titik terbawah kepada raksasa Wall Street. Perangkap ritel klasik ini terjadi karena rasa takut mengaburkan penilaian kita, terutama ketika Fear & Greed Index berada di angka yang menyedihkan, yaitu 23.

Pada bulan Juni, surat utang publik menambah lebih dari 9.000 $BTC ke neraca mereka. Ini mengingatkan saya pada awal tahun 2021 ketika MicroStrategy pertama kali mulai mengakumulasi koin, tetapi dinamika saat ini berbeda. Dulu, itu adalah taruhan spekulatif dari beberapa CEO berani. Saat ini, ini adalah strategi akumulasi yang sistematis, dingin, dan penuh perhitungan dari raksasa institusional yang menganggap emas digital sebagai lindung nilai, mengabaikan pergerakan harga jangka pendek.

Sementara trader ritel berlari mencari perlindungan pada stablecoin seperti $USDT, entitas publik ini justru menyerap tekanan jual. Jika kita bandingkan dengan pola akumulasi pada siklus-siklus sebelumnya, terlihat perbedaan yang jelas. “Smart money” tidak lagi menunggu peristiwa kapitulasi besar; mereka membeli penurunan perlahan yang terjadi secara bertahap. Ini menunjukkan bahwa lantai institusional jauh lebih tinggi daripada yang banyak trader ritel sadari.

Menurutmu, apakah trader ritel akan tertinggal lagi ketika pasar berbalik arah?

#PublicBitcoinTreasuriesAdd9000BTCInJune #Binance1B