Saya terus kembali pada perasaan aneh bahwa AI semakin mengesankan sekaligus semakin sulit untuk dipercaya.

Kedengarannya terbalik, tapi itulah yang akhirnya saya yakini setelah mengamati ruang ini selama beberapa waktu.

Setiap model baru terasa lebih cepat, lebih tajam, lebih mampu. Namun di balik itu, pertanyaan yang sama terus muncul: bagaimana saya benar-benar tahu apa yang terjadi?

Bukan apa yang dikatakan demo terjadi.

Apa yang benar-benar terjadi.

Model itu dijalankan di mana? Apakah keluarannya diubah? Bisakah siapa pun memverifikasi prosesnya tanpa sekadar percaya pada perusahaan yang membuatnya?

Bagian itulah yang paling banyak orang lewatkan karena terdengar membosankan. Padahal infrastruktur yang membosankan biasanya tampak biasa saja—sampai akhirnya menjadi hal yang semuanya bergantung padanya.

Karena itulah #OpenGradient menarik perhatian saya.

Bukan karena kedengarannya ramai atau terlihat mengilap, tetapi karena ia mengarah pada masalah yang menurut saya terus dihindari oleh AI: kita membangun sistem yang mungkin akan sangat diandalkan orang, sementara kita tetap meminta mereka untuk mempercayai bagian-bagian yang tidak bisa mereka lihat.

Mungkin itu masih berhasil untuk saat ini.

Saya hanya tidak yakin itu akan berhasil selamanya.
@OpenGradient #OPG #opg $OPG