#BinancePickAndWin
Piala Dunia FIFA 2026

Piala Dunia FIFA 2026™
Aguirre: Meksiko siap mengakhiri penantian 40 tahun tanpa kemenangan fase gugur
Diterbitkan 29 Jun 2026
Pelatih Meksiko meyakini pelajaran dari kampanye Piala Dunia sebelumnya dapat membantu El Tri mengakhiri penantian selama empat dekade untuk meraih kemenangan di fase gugur Piala Dunia FIFA.

Terakhir kali Meksiko menang dalam laga fase gugur di Piala Dunia FIFA™ adalah pada tahun 1986. Itu terjadi di Stadion Kota Meksiko dan pelatih El Tri saat ini, Javier Aguirre, tampil di lini tengah. Sore itu, Manuel Negrete mencetak salah satu gol paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia, dengan tendangan gunting spektakuler melawan Bulgaria untuk membawa Meksiko meraih kemenangan 2-0.
Sudah empat puluh tahun berlalu, dan Meksiko kini berdiri di ambang berakhirnya paceklik yang menghantui beberapa generasi. Di seluruh negeri, para penggemar memadati jalan-jalan, didorong oleh harapan bahwa ini akhirnya bisa menjadi momen yang ditunggu.
Namun, sejarah kurang memberi dorongan. Sejak kemenangan itu, Meksiko hanya mengalami kegagalan di fase gugur—sebagian terasa lebih menyakitkan daripada yang lain—dan Aguirre terlibat dalam tiga di antaranya: pertama sebagai asisten pelatih melawan Bulgaria pada 1994, kemudian sebagai pelatih kepala melawan Amerika Serikat pada 2002 dan Argentina pada 2010.
Piala Dunia FIFA 2026

Piala Dunia FIFA 2026™
Aguirre: Meksiko siap mengakhiri penantian 40 tahun tanpa kemenangan fase gugur
Diterbitkan 29 Jun 2026
Pelatih Meksiko meyakini pelajaran dari kampanye Piala Dunia sebelumnya dapat membantu El Tri mengakhiri penantian selama empat dekade untuk meraih kemenangan di fase gugur Piala Dunia FIFA.

Terakhir kali Meksiko menang dalam laga fase gugur di Piala Dunia FIFA™ adalah pada tahun 1986. Itu terjadi di Stadion Kota Meksiko dan pelatih El Tri saat ini, Javier Aguirre, tampil di lini tengah. Sore itu, Manuel Negrete mencetak salah satu gol paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia, dengan tendangan gunting spektakuler melawan Bulgaria untuk membawa Meksiko meraih kemenangan 2-0.
Sudah empat puluh tahun berlalu, dan Meksiko kini berdiri di ambang berakhirnya paceklik yang menghantui beberapa generasi. Di seluruh negeri, para penggemar memadati jalan-jalan, didorong oleh harapan bahwa ini akhirnya bisa menjadi momen yang ditunggu.
Namun, sejarah kurang memberi dorongan. Sejak kemenangan itu, Meksiko hanya mengalami kegagalan di fase gugur—sebagian terasa lebih menyakitkan daripada yang lain—dan Aguirre terlibat dalam tiga di antaranya: pertama sebagai asisten pelatih melawan Bulgaria pada 1994, kemudian sebagai pelatih kepala melawan Amerika Serikat pada 2002 dan Argentina pada 2010.