Gua nggak nyangka, bukti terbaik untuk AI privat bukan ditulis sama OpenGradient, tapi kebijakan privasi baru dari Anthropic.
Beberapa hari ini, Anthropic udah ngubah syaratnya: bisa minta ID lo, foto, dan biometrik, buat verifikasi identitas. Trigger-nya nggak jelas, jadi ini bukan KYC untuk semua orang, tapi hak untuk minta kapan aja. Dan bukan karena jahat: tekanan ekspor yang baru-baru ini dilepas sama Fable, maksa lab-lab buat buktiin siapa yang mereka layani.
Nah, ini ada dua jalan. Verifikasi pengguna bisa dilakukan dengan dua cara: ngumpulin identitasnya - ID, wajah - atau bangun sistem yang nggak butuh identitas. @OpenGradient , yang kedua: di chat.opengradient.ai identitas lo dipotong jadi model, jadi nggak ada yang perlu diverifikasi - nggak ada koneksi sama lo.
Pertanyaannya bukan ke Anthropic, tapi lebih struktural. Di bawah tekanan regulator, privasi yang terpusat merosot jadi "kami tahu siapa kamu", kalo enggak compliance-nya nggak bisa dipenuhi. Privasi arsitektur OpenGradient nggak tertekan kayak gitu: nggak ada identitas yang harus ditunjukin. Di satu pihak ini kebijakan, di pihak lain ini sifat dari kodenya.
Perbedaan inilah - minta wajah atau nggak butuh sama sekali - yang dijual OpenGradient sebagai $OPG - infrastruktur. #opg
Apa yang lo lebih milih, ketika regulator ngetok: wajah sebagai bukti kalo lo bisa dilayani - atau nggak ada apa-apa, karena sistemnya juga nggak tahu siapa lo?
Beberapa hari ini, Anthropic udah ngubah syaratnya: bisa minta ID lo, foto, dan biometrik, buat verifikasi identitas. Trigger-nya nggak jelas, jadi ini bukan KYC untuk semua orang, tapi hak untuk minta kapan aja. Dan bukan karena jahat: tekanan ekspor yang baru-baru ini dilepas sama Fable, maksa lab-lab buat buktiin siapa yang mereka layani.
Nah, ini ada dua jalan. Verifikasi pengguna bisa dilakukan dengan dua cara: ngumpulin identitasnya - ID, wajah - atau bangun sistem yang nggak butuh identitas. @OpenGradient , yang kedua: di chat.opengradient.ai identitas lo dipotong jadi model, jadi nggak ada yang perlu diverifikasi - nggak ada koneksi sama lo.
Pertanyaannya bukan ke Anthropic, tapi lebih struktural. Di bawah tekanan regulator, privasi yang terpusat merosot jadi "kami tahu siapa kamu", kalo enggak compliance-nya nggak bisa dipenuhi. Privasi arsitektur OpenGradient nggak tertekan kayak gitu: nggak ada identitas yang harus ditunjukin. Di satu pihak ini kebijakan, di pihak lain ini sifat dari kodenya.
Perbedaan inilah - minta wajah atau nggak butuh sama sekali - yang dijual OpenGradient sebagai $OPG - infrastruktur. #opg
Apa yang lo lebih milih, ketika regulator ngetok: wajah sebagai bukti kalo lo bisa dilayani - atau nggak ada apa-apa, karena sistemnya juga nggak tahu siapa lo?