Hai, Ninjas.
Dot Plot baru memberikan pembacaan penting tentang bagaimana para pemimpin Federal Reserve melihat tahun-tahun mendatang.
📊 Sorotan utama:
• Mediana proyeksi menunjukkan suku bunga mendekati 3,75% pada akhir 2026.
• Untuk 2027, mediana turun mendekati 3,50%.
• Untuk 2028, proyeksi pusat mendekati 3,25%.
Dengan kata lain: Fed terus melihat potongan suku bunga seiring waktu, tetapi dengan ritme yang bertahap, tanpa kembali cepat ke lingkungan suku bunga rendah.
⚠️ Poin yang menarik perhatian adalah penyebaran proyeksi.
Para pemimpin jauh dari konsensus.
Sementara beberapa melihat suku bunga lebih dekat ke 3%, yang lain terus memproyeksikan tingkat di atas 4%.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa ada ketidakpastian di dalam Fed sendiri tentang langkah-langkah berikutnya dari kebijakan moneter.
Data relevan lain yang disoroti oleh Wall Street Journal:
🔴9 pemimpin percaya bahwa suku bunga mungkin perlu naik atau tetap lebih ketat di tahun 2026.
Ini membantu menjelaskan mengapa pasar terus menghadapi kesulitan untuk memprediksi pemotongan yang lebih agresif di tahun-tahun mendatang.
📌 Dot Plot baru saja dirilis dengan hanya 18 proyeksi, meskipun komite terdiri dari 19 anggota.
Semua indikasi menunjukkan bahwa Kevin Warsh tidak mengirim proyeksi pribadinya, sesuatu yang sangat tidak biasa untuk seorang ketua Federal Reserve.
Pembacaan pasar adalah bahwa Warsh sedang menandakan ketidaknyamanan dengan model komunikasi saat ini dari Fed dan ketergantungan yang berlebihan pada proyeksi masa depan.
Jika sikap ini dipertahankan, kita mungkin sedang menyaksikan awal perubahan penting dalam cara bank sentral Amerika membimbing pasar.
‼️ Nada yang diambil oleh Warsh juga patut diperhatikan.
Sejak Desember, saya terus menyoroti kekhawatiran yang berulang: pasar terus berusaha untuk memprediksi pemotongan suku bunga sementara data ekonomi terus menunjukkan ekonomi yang tangguh.
Dot Plot yang dirilis hari ini justru memperkuat kewaspadaan ini.
Penyebaran proyeksi, kehadiran sembilan pemimpin yang mendukung sikap lebih ketat, dan nada konferensi pers menunjukkan bahwa Fed tetap khawatir tentang risiko inflasi dan tidak menunjukkan urgensi untuk mempercepat pemotongan.
Ini menjaga pasar di zona sensitivitas yang lebih tinggi. Setiap kejutan dalam data inflasi, pekerjaan, atau aktivitas ekonomi bisa meningkatkan volatilitas dan memicu putaran baru deleveraging pada aset berisiko.
Bagi kami, kekhawatiran utama tetap sama: selama belum ada kejelasan lebih besar tentang siklus moneter dan kembalinya likuiditas yang konsisten, pasar tetap rentan terhadap koreksi dan pembersihan posisi yang terleverage.
🥷 NoRadarDaNinja | ThaiTraderOficial


#WarshHiresConservativeAdvisersAmidFedOverhaul #WarshFirstFOMCRatesHold
