Powell kembali membuat bullish senang

Pernyataan kepala FRS di Jackson Hole menjadi sinyal kunci untuk pasar. Powell mengakui:

Ekonomi AS melambat secara signifikan, orang-orang menghabiskan lebih sedikit, PDB tumbuh lebih lambat, dan pasar tenaga kerja mulai mendingin.
Sementara itu, tarif baru sudah mendorong harga naik. Ini menciptakan dilema: menekan inflasi dengan kebijakan ketat atau melonggarkan kebijakan, agar tidak mematikan lapangan kerja.

📌 Sorotan utama saat ini:

• PDB dan pengeluaran konsumen menurun.
• Risiko penurunan lapangan kerja meningkat.
• Tarif mempercepat kenaikan harga, tetapi kemungkinan besar hanya bersifat jangka pendek.

Jika inflasi dan dampak tarif benar-benar bersifat jangka pendek, FRS dapat mengambil langkah untuk menurunkan suku bunga dengan lebih percaya diri. Inilah yang dipahami pasar sebagai sinyal positif.

Kita perlu memantau tiga hal: statistik mengenai lapangan kerja, inflasi, dan petunjuk dari FRS mengenai kebijakan suku bunga. Hingga pertemuan berikutnya di bulan September, perubahan global belum terlihat.