Posisi short yen mencapai level tertinggi dalam sembilan tahun, trader sedang memantau keputusan suku bunga Bank of Japan pada hari Selasa ini
Menurut laporan Coindesk, trader Bitcoin sedang mengamati dengan cermat keputusan suku bunga Bank of Japan (BOJ) pada hari Selasa ini, ditambah dengan posisi short spekulatif yen yang berada di level tertinggi dalam sembilan tahun, rapat kebijakan ini bisa jadi variabel makro penting yang mempengaruhi pergerakan pasar crypto dalam jangka pendek.
Saat ini, pasar umumnya memperkirakan bahwa dalam keputusan suku bunga kali ini, BOJ akan menaikkan suku bunga acuan dari 0.75% menjadi 1%, yang juga akan menjadikan suku bunga BOJ tertinggi sejak 1995.
Menurut data CFTC, hingga minggu yang berakhir pada 9 Juni, posisi short spekulatif yen oleh hedge fund meningkat menjadi lebih dari 115.000 kontrak, level tertinggi sejak November 2017.
Dampak dari ini, jika BOJ menaikkan suku bunga sesuai rencana dan mengeluarkan sinyal pengetatan lebih lanjut, bisa memicu penutupan besar-besaran posisi short yang bertaruh pada pelemahan yen, menyebabkan yen menguat dengan cepat.
Tidak hanya itu, langkah ini juga bisa langsung berdampak pada perdagangan arbitrase yang meminjam yen untuk berinvestasi di aset berisiko dengan imbal hasil tinggi, yang umumnya dianggap sebagai aliran dana penting yang mendukung pasar cryptocurrency dalam beberapa tahun terakhir.
Pengalaman historis menunjukkan bahwa penutupan perdagangan arbitrase memberikan dampak signifikan pada aset berisiko. Misalnya, setelah BOJ menaikkan suku bunga pada akhir Juli 2024, penutupan posisi short yen dengan cepat menyebabkan lonjakan yen, dan Bitcoin anjlok dari sekitar $65.000 menjadi $50.000 dalam seminggu.
Dengan demikian, jika BOJ memberikan sinyal untuk mempercepat pengetatan atau mengisyaratkan suku bunga yang jauh melebihi 1%, pola saat ini mungkin akan terulang kembali. Bagi pasar cryptocurrency yang sangat peka terhadap likuiditas, ini bisa menjadi salah satu segmen aset yang paling terdampak.
Oleh karena itu, sebagai trader Bitcoin, selain memperhatikan pergerakan teknis di chart, perlu juga memantau keputusan suku bunga, nilai tukar yen, dan arah penutupan dana, untuk menilai pergerakan harga jangka pendek dan perubahan risiko, sehingga dapat merumuskan strategi trading yang lebih hati-hati.
#比特币 #日本央行利率决议
Menurut laporan Coindesk, trader Bitcoin sedang mengamati dengan cermat keputusan suku bunga Bank of Japan (BOJ) pada hari Selasa ini, ditambah dengan posisi short spekulatif yen yang berada di level tertinggi dalam sembilan tahun, rapat kebijakan ini bisa jadi variabel makro penting yang mempengaruhi pergerakan pasar crypto dalam jangka pendek.
Saat ini, pasar umumnya memperkirakan bahwa dalam keputusan suku bunga kali ini, BOJ akan menaikkan suku bunga acuan dari 0.75% menjadi 1%, yang juga akan menjadikan suku bunga BOJ tertinggi sejak 1995.
Menurut data CFTC, hingga minggu yang berakhir pada 9 Juni, posisi short spekulatif yen oleh hedge fund meningkat menjadi lebih dari 115.000 kontrak, level tertinggi sejak November 2017.
Dampak dari ini, jika BOJ menaikkan suku bunga sesuai rencana dan mengeluarkan sinyal pengetatan lebih lanjut, bisa memicu penutupan besar-besaran posisi short yang bertaruh pada pelemahan yen, menyebabkan yen menguat dengan cepat.
Tidak hanya itu, langkah ini juga bisa langsung berdampak pada perdagangan arbitrase yang meminjam yen untuk berinvestasi di aset berisiko dengan imbal hasil tinggi, yang umumnya dianggap sebagai aliran dana penting yang mendukung pasar cryptocurrency dalam beberapa tahun terakhir.
Pengalaman historis menunjukkan bahwa penutupan perdagangan arbitrase memberikan dampak signifikan pada aset berisiko. Misalnya, setelah BOJ menaikkan suku bunga pada akhir Juli 2024, penutupan posisi short yen dengan cepat menyebabkan lonjakan yen, dan Bitcoin anjlok dari sekitar $65.000 menjadi $50.000 dalam seminggu.
Dengan demikian, jika BOJ memberikan sinyal untuk mempercepat pengetatan atau mengisyaratkan suku bunga yang jauh melebihi 1%, pola saat ini mungkin akan terulang kembali. Bagi pasar cryptocurrency yang sangat peka terhadap likuiditas, ini bisa menjadi salah satu segmen aset yang paling terdampak.
Oleh karena itu, sebagai trader Bitcoin, selain memperhatikan pergerakan teknis di chart, perlu juga memantau keputusan suku bunga, nilai tukar yen, dan arah penutupan dana, untuk menilai pergerakan harga jangka pendek dan perubahan risiko, sehingga dapat merumuskan strategi trading yang lebih hati-hati.
#比特币 #日本央行利率决议
