Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, telah membuat pernyataan berani mengenai krisis Timur Tengah yang semakin intensif. Ia secara resmi menyatakan bahwa Iran memiliki hak yang sah untuk melindungi kedaulatannya di bawah hukum internasional.
๐ Sorotan Utama Pernyataan:
Kedaulatan adalah Tidak Dapat Dinegosiasikan: PM Anwar menekankan bahwa membela tanah dan rakyatnya adalah hak dasar, bukan kejahatan.
Seruan untuk "Perdamaian Nyata": Ia mendesak kekuatan global untuk melangkah melampaui jeda sementara dan bekerja menuju solusi permanen untuk mengakhiri perang.
Pujian Diplomatik: Malaysia memuji upaya mediasi Pakistan dan Oman untuk menciptakan jembatan antara Washington dan Tehran.
โSikap Berani: Meskipun merupakan negara Asia Tenggara, Malaysia melangkah ke panggung global, memadukan pesan penghormatan untuk pertahanan dengan seruan kuat untuk pengekangan dan diplomasi.
