🔥 Pemilu Pertama Shiba Inu: Perubahan Kekuasaan atau Demokrasi Terkendali?

Komunitas Shiba Inu memasuki momen bersejarah saat pemilu pertamanya dimulai untuk memilih presiden sementara dan pemimpin dewan DAO — langkah yang akan membentuk ekosistem token senilai $7B.

Pada 4 Agustus, pengembang utama Shytoshi Kusama mengumumkan bahwa komunitas akan memilih seorang visioner utama dan dewan untuk setiap DAO, menyebutnya "kelahiran sejati dari sebuah negara jaringan." Namun, di balik kegembiraan terdapat kontroversi — pertanyaan tentang kepemimpinan, transparansi, dan desentralisasi semakin memanas di "Tahun Shib" yang kelima.

Reaksi Komunitas:

Woof Swap: Memanggil pemimpin dengan kemampuan nyata, bukan hanya visibilitas.

Shiba Jerman: Mengkritik janji yang tidak terpenuhi seperti kurangnya 100 validator dan pertumbuhan pengguna yang lambat.

Kekhawatiran tentang gangguan (SHY, POE) dan apakah pemimpin baru akan tetap pada visi Ryoshi tentang transparansi dan tanggung jawab bersama.

Proses Pemilu:

1️⃣ Nominasi Terbuka – Siapa pun bisa mendaftar.

2️⃣ Debat 10 Teratas – Siaran langsung atau direkam di berbagai platform.

3️⃣ Pemungutan Suara – Setiap SHIB, BONE, TREAT, dan LEASH dihitung sebagai satu suara.

Sementara kekuatan suara lebih menguntungkan mereka yang paling berinvestasi, Yayasan Shiba Inu mempertahankan kekuasaan veto — memicu perdebatan tentang apakah ini desentralisasi sejati atau "demokrasi terkendali."

Presiden sementara akan mengelola transisi kekuasaan, melaksanakan Kertas Putih Shib, memimpin kongres DAO pertama, dan mengawasi ekonomi token miliaran.

#SHIB #ShibaInu #CryptoGovernance #Web3Community #Decentralization