Banyak orang tidak bisa membedakan antara "cinta tanah air" dan "cinta pemerintah"; pada dasarnya, ini karena kedua konsep ini telah lama terikat dalam kenyataan.
Negara dan pemerintah sebenarnya bukanlah hal yang sama:
Negara: tanah, rakyat, budaya, sejarah, komunitas; ini adalah peradaban dan struktur sosial yang ada dalam jangka panjang.
Pemerintah: lembaga pengelola dan sistem pemerintahan pada suatu waktu tertentu; ini adalah organisasi administratif yang konkret, yang bisa diganti, melakukan kesalahan, dan juga diawasi.
Singkatnya:
Negara adalah rumah, pemerintah adalah pengelola.
Kamu mencintai rumah ini, tidak berarti kamu harus memuji pengelola tanpa syarat;
Kritik terhadap pengelolaan yang buruk, juga tidak berarti kamu membenci rumah ini.
Tapi mengapa banyak orang masih bingung? Ada beberapa alasan utama:
1. Dalam propaganda yang berkepanjangan, konsep ini secara sengaja diikat.
Banyak narasi politik mengemas "kritik kebijakan" sebagai "penolakan terhadap negara," dan "menentang suatu sistem" diangkat menjadi "pengkhianatan terhadap bangsa."
Manfaat dari tindakan ini sangat langsung:
Mengubah pengawasan terhadap manajemen menjadi tekanan moral.
Jadi:
Kritik harga rumah → Dikatakan tidak cinta tanah air
Diskusi tentang kesalahan sejarah → Dikenakan stigma
Mempertanyakan kebijakan publik → Dikatakan memiliki masalah posisi
Lama kelamaan, banyak orang terbentuk menjadi reaksi otomatis. Bukankah ini seharusnya menjadi pengetahuan dari pelajaran politik SMP? Dinasti Tang, Song, Yuan, Ming, dan Qing dibangun di atas tanah yang sama; apakah generasi berikutnya semuanya salah?
Jika bahkan hak untuk mengajukan pertanyaan pun tidak ada, tentu saja juga kehilangan kelayakan sebagai manusia; beberapa orang sebaiknya mengurangi stigma tersebut.
$BTC $ETH $LDO #btc #eth #ldo