Indeks ketakutan jatuh ke level terendah dalam dua bulan, dan saya malah sedikit bersemangat.
Bukan karena saya bullish, tapi karena terakhir kali saya melihat angka seperti ini,
$BTC berada di sekitar 58000, lalu dalam dua minggu naik kembali ke 65000. Ini bukan prediksi, ini hanya ingatan.
Hari ini, harga spot turun 2.7%, dengan low di 65426. Volume transaksi 2.1 miliar USD, tidak terlalu besar, tetapi volume kontrak mencapai 21.8 miliar, lebih dari 10 kali lipat volume spot. Rasio ini membuat saya memperhatikan lebih lama—bukan retail traders yang membeli, tetapi leverage yang bergerak. Funding rate masih positif di 0.0089%, menunjukkan bahwa bullish belum sepenuhnya runtuh, hanya saja bergetar.
Open interest 105 ribu BTC tidak menunjukkan penurunan yang signifikan, detail ini menurut saya lebih penting daripada harga itu sendiri. Ketakutan yang nyata biasanya akan diikuti oleh penurunan open interest, karena semua orang terburu-buru untuk close posisi. Sekarang, open interest tetap, menunjukkan ada yang tidak berencana untuk kabur, hanya terjebak menunggu.
Teman saya semalam tanya apakah saya mau menambah posisi, saya bilang tunggu dulu. Bukan karena saya tidak punya rencana, tetapi di posisi seperti ini, masuk bisa jadi terkena second dip. Jika di atas 67000 tidak stabil, di bawah 63000-64000 ada ruang kosong, di sanalah saya ingin masuk.
Tentu saja bisa saja langsung rebound, dan saya terlewat, lalu saya akan terus posting bilang, 'saya pikir masih ada second dip'. Hal ini sudah saya lakukan lebih dari sekali.
Kalau ditanya sekarang apakah saya mau open posisi, saya bilang tidak. Tapi saya sudah pasang order di 63500, kalau kena ya masuk, kalau tidak ya anggap saja tidak ada.
Di level
$BTC ini, lebih menguntungkan untuk menunggu daripada chasing, setidaknya bagi saya seperti itu.
#BTC走势分析 #BinanceSquare
Postingan ini hanya merupakan pemikiran pribadi saya, bukan saran.